Rabu, 03 September 2014

50 Anggota DPRD Depok Dilantik Hari Ini



50 Anggota DPRD Depok Dilantik Hari Ini
 Polisi menyiagakan ribuan personel untuk mengamankan pelantikan anggota DPRD Depok
 
DEPOK- Hari ini, 50 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Depok terpilih dalam Pemilu Legislatif (pileg) 2014, resmi dilantik. Polisi menyiagakan ribuan personel untuk mengamankan pelantikan tersebut.

Pengamanan dalam pelantikan tersebut super ketat. Setiap tamu yang datang diperiksa ketat dan harus membawa kartu undangan resmi. Terlihat pula mobil water canon disiagakan di depan DPRD Depok.

Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail dan Wakil Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad  dijadwalkan hadir dalam acara peresmian pemberhentian anggota DPRD Depok Masa Jabatan 2009-2014 dan pengucapan sumpah/janji anggota DPRD masa Jabatan 2014-2019 tersebut.
Sekadar diketahui, dari 50 anggota dewan yang dilantik, 12 diantaranya adalah anggota dewan periode sebelumnya. Sisanya adalah wajah baru.

Kabagops Polresta Depok Kompol Tri Yulianto memimpin langsung pengamanan pelantikan anggota DPRD Depok. 

"Kami kerahkan 1.130 personel disebar hingga empat ring, untuk menciptakan suasana kondusif," ungkapnya, Rabu (3/9/2014).

Posyandu Mawar 19 Tapos Depok Siapkan Diri Hadapi Lomba Tingkat Provinsi


pokjanal 

Tapos, Depok - Dalam rangka persiapan menghadapi lomba Posyandu tingkat Provinsi Jawa Barat, Tim Penggerak PKK Kota Depok mengadakan pembinaan dan perapihan administrasi Posyandu Mawar 19 yang akan mewakili Depok pada tanggal 18 September 2014 yang akan datang.

Pembinaan rencananya akan dilakukan sebanya 6 (enam) kali dalam bulan September ini. Dengan mengecek berbagai fasilitas dan data yang terpajang di Posyandu.

“TP PKK Depok akan melakukan pembinaan pada tanggal 1,2, 8, 9, 15, dan 16 September 2014 ke Posyandu Mawar. Hal-hal yang akan menjadi pantauan Kami diantaranya data visual yang ditampilkan, bangunan fisik posyandu,serta perapihan administrasi yang masih harus Kami bina” ujar Ucu Cularsih, Sekretaris TP PKK Depok.

Selanjutnya Ucu menerangkan, lahan yang masih kosong agar ditanam toga (tanaman obat keluarga) minimal sebanyak 150 jenis. 

“Untuk lahan yang masih kosong Kami harap agar ditanam dengan tanaman toga agar bisa bermanfaat untuk warga masyarakat. Tanaman toga tidak hanya ditanam di lokasi Posyandu saja akan tetapi paling tidak 10 pohon toga di masing-masing rumah dengan radius 3-5meter dari Posyandu,” urai Ucu.

Sementara itu Ketua PKK Kecamatan Tapos Elis Sartika mengatakan pembinaan yang dilakukan TP PKK Depok hari ini terkait dengan pelayanan posyandu, posbindu, kelompok kegiatan yang terintegrasi dengan posyandu, peran dan fungsi dasawisma yakni ibu-ibu berasal dari 10 rumah bertetangga memiliki kegiatan yang diarahkan pada peningkatan kesehatan keluarga, serta perapihan administrasi Posyandu.

Sekretaris TP PKK Depok sangat berharap pembinaan yang dilakukan hari ini bisa membawa kemenangan bagi Kota Depok pada lomba posyandu di Bandung nanti.

*depok.go.idnsi

Ekspor Jabar Naik

http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_9611.jpg

Bandung - Ekspor komoditas dari Jabar mengalami peningkatan. Pada Juni 2014 ekspor tercatat sebesar USD 2,41 miliar. Angka itu naik sebesar 7,15% dibandingkan posisi ekspor bulan Mei.

Kepala BPS Jabar Gema Purwana mengatakan ekspor non migas masih mendominasi komoditas ekspor asal jabar. Ekspor non migas mencapai USD 2,28 miliar atau naik 5,71% dibandingkan Mei.

"Sementara ekspor migas USD 122,73 juta, naik signifikan sebesar 43,6% dibandingkan bulan Mei," ujarnya.

Secara komulatif ekspor Jabar Januari-Juni 2014 mencapai YSD 13,57 miliar atau naik 3,63% dibandingkan JAnuari-Juni tahun 2013.

Negara tujuan ekspor dari Jabar terbesar masih ke Amerika Serikat disusul Jepang dan Thailand.Ekspor itu merupakan hasil dari industri dan pertanian di Jabar.