BANDUNG - Gubernur Jawa
Barat Ahmad Heryawan menyambut positif keseriusan PT Jamsostek
mengalirkan programnya ke Jawa Barat. Bukan cuma di Bandung, namun
hingga pelosok kabupaten/kota yang lain. Aher, demikian sapaan akrab
Heryawan, menandaskan hal itu saat menghadiri acara Custumer Gathering
PT Jamsostek dalam rangka HUT ke-35 di Grand Ballroom Hotel Hilton,
Bandung, pada Jumat (15/3) malam.
Selain wakil instansi terkait dan
kalangan pengusaha serta pekerja, Custumer Gathering dihadiri jajaran
manajemen kantor pusat PT Jamsostek, termasuk Direktur Utama Elvyn G.
Masassya dan Komisaris Utama Denny Indrayana, yang juga Wakil Menteri
Hukum dan HAM. "Pemprov Jawa Barat berterimakasih kepada seluruh jajaran
PT Jamsostek yang selama ini telah memainkan peran dalam
menyejahterakan teman-teman pekerja se-Jawa Barat. Kami berharap,
partisipasi ini semakin ditingkatkan mulai tahun ini dan ke depannya,"
papar Aher.
Dijelaskan, kaum buruh adalah pilar
utama perputaran ekonomi suatu daerah, bahkan bangsa. Tanpa pekerja,
segala rencana pembangunan tidak berarti apa-apa. Karenanya, tegas
Gubernur, pemerintah daerah senantiasa berupaya agar kehidupan kalangan
pekerja semakin membaik dari hari ke hari. "Jangan tuntut buruh
berterimakasih kepada pengusaha. Melainkan, sebaliknya. Pengusahalah
yang wajib berterimakasih kepada pekerja. Karenanya, mari kita ciptakan
kondisi agar buruh semakin sejahtera. Pekerja sejahtera, pengusaha
untung," Aher berpendapat.
Sebelumnya, Dirut PT Jamsostek Elvyn G.
Masassya dalam sambutannya di acara Custumer Gathering yang dihadiri
sekitar 300 orang undangan mengatakan, kaum pekerja yang menjadi peserta
Jamsostek kini mencapai 2,7 juta orang. Jumlah ini masih jauh di bawah
total pekerja di Jabar yang mencapai 22 juta orang. "PT Jamsostek pada
tahun ini akan menambah outlet pelayanan yang menjangkau seluruh
kabupaten dan kota, termasuk di Jabar," kata Elvyn.
Pada kesempatan yang sama, Elvyn juga
menegaskan, PT Jamsostek akan turut berpartisipasi membangun rumah susun
sewa (rusunawa) buat kaum buruh.