Tampilkan postingan dengan label berita depok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita depok. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Juli 2012

Nur Mahmudi: Saya Terjun Langsung Sosialisasikan Pajak


Nur Mahmudi: Saya Terjun Langsung Sosialisasikan Pajak
PKS Tapos, Depok - Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail mendukung Sensus Pajak Nasional yang dilakukan  Direktorat Jenderal Pajak. Nur Mahmudi mengaku sering terjun langsung ke masyarakat untuk menyosialisasikan sensus pajak tersebut. Biasanya, Nur Mahmudi akan menyampaikan kepada warga Depok pentingnya pajak saat pertemuan sosial kemasyarakatan ataupun acara informal.
"Saya ingatkan kepada warga misalnya mereka mengeluhkan sesuatu. Saya tanya lagi apa sudah membayar pajak di Depok. Ada bapak yang mengeluhkan jalan rusak, saya tanya lagi bapak punya mobil tidak? kalau punya serinya apa? sudah bayar pajak di Depok atau belum," kata Nur Mahmudi kepada Tribun ketika ditemui di Balaikota Depok, Kamis (26/7/2012).
Nur Mahmudi mengaku dalam setiap kesempatan bertemu dengan masyarakat, ia akan membahas suatu tema. "Nanti akan ketemu dengan tema pajak, kita korelasikan saja," tuturnya.
Mengenai sensus pajak nasional, Nur Mahmudi menyampaikan rasa terimakasih kepada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Depok dan tim survei dari Badan Pusat Statistik (BPS). Pasalnya, Depok telah dinyatakan sebagai daerah terbaik dalam menyediakan hasil survei tentang perpajakan di tahun 2011. Walikota Depok itupun berharap bila survei dilakukan lebih intensif lagi maka akan memberikan keuntungan besar bagi pemerintah.
"Pendataan tentang wajib pajak menjadi lebih representatif, kita bisa tahu updating pengurangan jumlah atau kenaikan. Jadi lebih fair. Data wajib pajak merupakan unsur vital bagi kita sendiri," kata Nur Mahmudi.
Nur Mahmudi pun menghimbau kepada seluruh warga Depok untuk mendukung Sensus Pajak Nasional. Hal itu merupakan bagian dari wujud kecintaan kepada bangsa dan negara. Selain itu, pajak juga berguna untuk melanjutkan pembangunan di Kota Depok.
"Terus terang bahwa kebutuhan biaya pembangunan sarana-prasaran dan pembinaan masyarakat kontribusi pajak baru 15-20 persen nah harus ditingkatkan," kata Nur Mahmudi.
Ia pun meminta warga agar menaruh kepercayaan kepada Pemerintah Depok mengenai pemanfaatan pajak yang dibayarkan. "Tidak akan hilang duit pajak itu dan Pemerintah Depok tidak akan menyalahgunakan atau meneyelewengkan dana pajak," imbuh Nur.
Nur menyarankan agar wajib pajak melaporkan sesuai dengan tenggat waktu yang diberikan. Bagi masyarakat yang kesulitan atau dipersulit oleh oknum tertentu dalam melaporkan pajak, Nur menegaskan warga dapat mengadukan langsung kepada dirinya.
"Kalau dari sisi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) biasa kena denda bila terlambat, untuk menghidari denda, bayar pajak tepat pada waktunya kemudian mendapatkan kemudahan cara pembayaran bagi warga. Begitu juga dengan pajak-pajak lainnya seperti Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Kalau ada misalnya dinilai okum mempersulit silahkan saja berkomunikasi dengan saya atau tempat pengaduan," tukasnya.

Selasa, 19 Juni 2012

Ribuan Warga Depok Sarapan Bareng Polisi dan Walikota Depok

 
 Nur Mahmudi Ismail, paling kiri berhelm kuning tampak di garis start (foto: Monde)

Para pemimpin selain harus akur, mereka juga diharapkan dekat dengan rakyatnya. Pelaksana pemerintahan dalam hal ini walikota, wakil walikota dan pemegang kendali keamanan di kota Depok setidaknya mencontohkan perilaku tersebut. Dalam momentum Hari Bhayangkara, sekitar 10.000 warga Depok bersama pemimpin-pemimpin kota ini mengayuh sepeda dari halaman Mapolres Depok menuju areal Studio Alam TVRI, Sukmajaya, Sabtu (16/6) pagi.

Fun Bike atau bersepeda santai bertajuk Bhayangkara Gowees 2012 tersebut juga diikuti ratusan anggota polisi, TNI, wartawan, berbagai komunitas di Kota Depok, serta tokoh masyarakat dan pejabat Depok. Media monitordepok memberitakan, start ngegowees diawali pembacaan doa. Kemudian, pukul 06.30, Kapolresta Depok Kombes Pol Mulyadi Kaharni mengibarkan bendera sebagai tanda pelepasan peserta.

Di antara peserta terlihat Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail, Wakil Walikota Idris Abdul Shomad, Wakapolres Depok AKBP AM Kamal, Anggota DPRD Depok Agung Witjaksono, Soetadi Dipowongso, Sutopo, Ernawati, tokoh muda Depok Pradi Supriatna, Ketua MPC Pemuda Pancasila Rudi HM Samin, para Kapolsek, pengurus FKPM dan Pokdar Kamtibmas, tokoh masyarakat Sukmajaya Yahman Setiawan, tokoh masyarakat Beji H Sutisna, serta Letkol Putra Widias (mewakili Kostrad Cilodong). 

Seperti fun bike sebelumnya, saat tiba di lokasi finish, ribuan peserta juga dijamu sarapan pagi dengan beragam pilihan menu. Pihak panitia yang diketuai Kompol Suratno (Kabagops Polres Depok) menyediakan seabreg doorprize menarik di antaranya 66 sepeda, kulkas, televisi, mesin cici, kompor gas, dll. Adapun hadiah utamanya yaitu tiga unit motor. 

Secara khusus, Polres Depok memberikan hadiah kepada peserta termuda dan tertua, yaitu Raja (5 tahun) dan  Kirno (79 tahun). Kedua mendapatkan masing-masing satu unit sepeda, tanpa mengikuti pengocokan kupon doorprize. 

Sedangkan hadiah utama berupa tiga sepeda motor diraih oleh Krisdianawati, warga Kelurahan Depok, serta anggota Polsek Limo, Rianto. Sepeda motor ketiga diraih oleh Suwandi, yang merupakan Ketua Pokja Wartawan Depok.

Kapolres Depok, Kombes Mulyadi Kaharni, mengaku bangga dengan banyaknya peserta yang mengikuti kegiatan ini, di antara peserta ada pula yang secara langsung mengucapkan selamat HUT Bhayangkara.

 “Inilah kebersamaan yang indah... terima kasih warga Depok. Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada semua pihak yang telah mendukung dan melancarkan kegiatan ini, termasuk para sponsor,” ucap Kapolres.

Sementara itu, Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail mengapresiasi kegiatan sepeda santai yang digelar Polresta Depok.

“Saya ikut menjadi peserta, karena sangat merespons kegiatan ini. Menggowes sepeda selaras dengan program penghematan energi. Sukses buat polisi, dan selamat HUT Bhayangkara ke-66,” kata Nur Mahmudi.