Tampilkan postingan dengan label jateng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jateng. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 Maret 2013

Pilgub Jateng, PKS Terjunkan Langsung Kader ke Masyarakat

Bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jateng dalam Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Jawa Tengah 2013, Hadi Prabowo (kiri) dan Don Murdono (kanan)

UNGARAN - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merasa pendekatan langsung kepada masyarakat jauh lebih efektif ketimbang menggelar kampanye terbuka. Untuk itu PKS Jawa Tengah menurunkan sekitar 50 ribu kader ke seluruh pelosok untuk menyosialisasikan pasangan cagub dan cawagub Hadi Prabowo-Don Murdono.

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu-Pemilukada (BP3) DPW PKS Jawa Tengah, Hadi Santoso mangatakan, cara ini lebih efektif. Karena kader-kader yang diterjunkan bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat. 

"Kita ini orang Jawa, kalau kita mau bersilaturrahmi langsung, mereka akan merasa dihargai," ujarnya.

PKS merasa yakin mampu mengulang kesuksesan di pilkada pilkada Jawa Barat dan Sumatera Utara. Meski pun kondisi Jateng berbeda dengan dua daerah tersebut. Caranya, dengan mengandalkan prinsip kerja sama kader dan simpatisan. 

"Akan kita buktikan, apakah struktur yang selama ini kita bina membuahkan hasil," ucap Presiden PKS Anis Matta, beberapa saat lalu.

Senin, 18 Maret 2013

PKS Bidik Kemenangan di Basis Merah

Anis Matta diapit HP-Don (foto: web pkssumut.or.id  )

SEMARANG -  Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bertekad memenangi Pilgub Jateng 2013 guna melengkapi kesuksesan di Jabar dan Sumut. Keyakinan ini disampaikan Presiden PKS di hadapan 3.500 kader partai di Ballroom Hotel Horison Semarang, Minggu (17/3).

Target kemenangan di Jateng ini sekaligus akan menghapus mitos provinsi yang selama ini dikuasai basis merah atau PDIP.  Anis Matta menegaskan, kader PKS harus bisa membuat politik di mana pun menjadi sebuah permainan yang menyenangkan.

”Politik yang dipersepsikan seram harus bisa dibuat menjadi permainan orang dewasa nan menyenangkan, Jateng bisa dibuat demikian. Banyak mitos politik, bahwa partai Islam tidak bisa memimpin negeri, Jateng dianggap basis merah, maka mitos itu harus dibongkar,” tegasnya.

Pihaknya juga meminta kadernya tidak mempersoalkan calon gubernur yang bukan berasal dari kader internal partai. Justru, dia menilai komposisi calon dan partai pengusung di Jateng sangat menarik dan unik. Karenanya, dia optimistis akan memenangkan pilgub.

Sementara itu, enam partai koalisi pengusung bakal pasangan calon gubernur (cagub) Hadi Prabowo- Don Murdono (HP-Don) bertekad menang dalam Pilgub Jateng pada 26 Mei. Semangat itu dikobarkan dalam Deklarasi Pasangan Cagub Hadi Prabowo-Don Murdono di GOR Indoor Jatidiri Karangrejo, Semarang, Minggu (17/3).

Adapun keenam partai koalisi ini adalah Gerindra, PKB, PKS, PPP, Hanura, dan PKNU.  Selain itu, kader dan simpatisan DPC PDIP Kabupaten Kendal, Nasdem juga turut hadir memeriahkan deklarasi yang diikuti 10 ribu pendukung pasangan cagub.

Deklarasi dihadiri Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, Presiden PKS Anis Matta, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, dan Sekjen PPP Romahurmuziy.

Prabowo Subianto mengajak partai koalisi untuk berjuang keras memenangkan HP-Don. Jateng dinilainya membutuhkan pemimpin andal, bersih, dan mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik.

Pembacaan Ikrar

Deklarasi ditandai pembacaan ikrar dan pemencetan tombol oleh HP-Don bersama para ketua partai koalisi Jateng.

Mereka ialah Ketua DPD Partai Gerindra Jateng Abdul Wachid, Ketua DPW PKS Jateng A Fikri Faqih, Ketua DPW PKB Jateng KH Yusuf Chudlori, Ketua DPW PPP Jateng Arief Mudatsir Mandan, Ketua DPD Partai Hanura Jateng Djoko Besariman, dan Ketua Dewan Tanfidz DPW PKNU Jateng Ahmad Badawi Basyir.

Dalam kesempatan itu, Muhaimin Iskandar mengajak seluruh kader partai dan warga Nahdliyin untuk memenangkan HP-Don. Terlebih lagi, para ulama dan kiai se-Jateng sudah memberikan restu kepada mereka.

Adapun, Romahurmuziy, Djoko Besariman, dan Ahmad Badawi Basyir menyatakan, partainya masing-masing solid dan bakal memenangkan pasangan cagub yang diusungnya.

Calon gubernur Hadi Prabowo dalam sambutannya menyatakan, dirinya didukung enam partai koalisi, 12 partai kecil, dan 100 LSM dan ormas kepemudaan. Kegiatan ini mendapatkan pengawasan dari Panwaslu Kota Semarang.