Rabu, 22 Oktober 2014

Kota Layak Anak Harus Bebas Iklan Rokok


http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_9944.jpg

BANDUNG - Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat, Netty Prasetyani Heryawan mengatakan, sebuah kota  bisa disebut sebagai Kota Layak Anak, jika di sudut-sudut kota tersebut tidak terdapat iklan rokok.

“Pencanangan ok, di tingkat kota atau kabupaten, tapi di jalan protokolnya? Salah satu kota layak anak itu syarat tidak ada iklan rokok di jalan,” ujarnya.

Menurut Netty, jika sebuah kota sudah menyatakan dirinya menjadi kota layak anak, namun ternyata masih terlihat adanya iklan rokok, maka pemerintah daerahnya baru sebatas pada tahapan komitmen saja.

 “Kota Layak Anak tidak hanya sebatas seremonial saja, tetapi juga harus bekelanjutan dan memenuhi berbagai syarat yang sudah ditetapkan,” ujar Netty, kepada www. Jabarprov.go.id, beberapa waktu lalu.

Sementara itu Lembaga Perlindungan Anak Jawa Barat mencatat bahwa jumlah anak-anak yang saat ini sudah merokok terus mengalami peningkatan dalam setiap tahunnya.

Menurut Manager Program Lembaga Perlindungan Anak Jawa Barat, Dianawati, kondisi ini terjadi karena kuatnya iklan-iklan rokok di berbagai media cetak, elektonik, termasuk media luar ruangan, dimana iklan tersebut terpampang sangat jelas.

 “Untuk menekan angka tersebut, pihaknya juga akan terus melakukan advokasi kepada mereka dengan berbagai program,” katanya.

PENGUMUMAN Jadwal dan Lokasi Test CPNS Depok Tahun 2014

21Soal-CAT-CPNS

Jadwal dan Lokasi Ujian Test CPNS Depok Tahun 2014 dapat dilihat di JADWAL UJIAN CAT CPNS DEPOK 2014

*depok.go.id

Selasa, 07 Oktober 2014

Gubernur Jawa Barat Sumbang Hewan Kurban Ke Kelurahan Tapos, Depok

Gubernur Jabar Sumbang Sapi

Tapos – Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menyumbang hewan kurban berupa 1 sapi ke Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos, Depok. Sapi tersebut diberikan melalui Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Jawa Barat, Senin (6/10/2014).
Prihandoko selaku Ketua MPW PKS melakukan penyerahan hewan kurban itu dan diterima secara simbolis oleh Ketua Dewan Kemakmuran Mushollah (DKM) Assalam, KH. Syaefudin.

“Alhamdulillah, saya telah menunaikan amanat Gubernur Jawa Barat untuk memberikan kurban kepada warga Jawa Barat, khususnya untuk tahun ini di Kelurahan tapos. Semoga kurban ini memberikan manfaat dan kebaikan bagi warga Tapos, sekaligus menguatkan silahturahim Gubernur Jawa Barat dengan warganya,”ujar Prihandoko kepada depoknews.com.

Sementara DKM Assalam, KH. Syaefudin, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat atas pemberian hewan kurban yang diamanakan ke Musholla Assalam Kelurahan Tapos.

“Kami selaku warga Tapos mengapresiasi dan berterima kasih kepada Gubernur Jawa barat atas pemberian hewan kurban di Kelurahan Tapos, ini merupakan salah satu rasa kepedulian dari Pemerintah Provinsi terhadap warga ditingkat bawah,” tuturnya.

Turut hadir dalam penyerahan hewan kurban yang diwakili MPW PKS beberapa tokoh masyarakat Kelurahan Tapos, diantaranya Ketua RW 20 H. Yusup Hidayat, Ketua RT 02/20 Edih Sadja, Tokoh Kebayunan H. Empay dan H. Samad, Tokoh Pemuda Kebayunan Junaedi. Selain itu, hadir juga Ketua DPC PKS Tapos Eko Koesdiartono, dan Ketua DPRa Tapos, Muhammad Sahal. Sementara pemotongan sapi tersebut langsung dilakukan oleh Prihandoko selaku Ketua MPW PKS Jawa Barat.