Kamis, 28 November 2013

Ribuan Warga Depok Terima Santunan Kematian Dari Pemkot Depok




Sawangan, Depok - Pemerintah Kota Depok sejak Senin, 25 November kemarin melakukan pembagian dana santunan kematian kepada 1.717 ahli waris yang berasal dari 11 Kecamatan Kota Depok. Pemberian santunan kematian ini bertujuan untuk meringankan beban keluarga yang meninggal dunia.

Walikota Depok Nur Mahmudi Isma’il berharap dengan adanya santunan ini, para ahli waris dapat merasa dibantu dan menggunakan santunan ini dengan baik.

” Semua dana santunan bisa dimanfaatkan dengan baik, digunakan untuk hal yang positif dan kalau bisa dijadikan modal usaha sehingga manfaatnya bisa dirasakan terus menerus,” ujar Nur yang pagi tadi secara simbolis memberikan cek santunan kepada warga Sawangan Depok.

Ningsih, salah satu ahli waris penerima santunan mengatakan bahwa santunan ini sangat membantu dia dan anaknya. Suaminya yang selama ini menjadi tulang punggung meninggal karena masalah jantung delapan bulan lalu.

” Santunan ini akan saya pergunakan untuk memperbaiki makam suami saya, selain itu juga akan saya gunakan untuk modal berdagang sembako,” ujar warga Sawangan ini.

Setiap ahli waris memperoleh santunan sebebesar 2 juta rupiah. Pencairan dana dilakukan mulai tanggal 25 November sampai 6 Desember 2013 dan dilakukan secara bertahap perkecamatan setiap harinya. 
 

Kamis, 21 November 2013

Kota Depok Juara Penanaman Satu Milyar Pohon Tahun 2013

 
Bandung - Setelah meraih piagam Adipura dan penghargaan sebagai Kota Sehat, Kota Layak Anak, serta berbagai penghargaan di bidang ketahanan pangan, pada Hari Rabu (20/11/2-13), Kota Depok kembali mengukir prestasi dengan meraih penghargaan sebagai peringkat 1 Lomba Penanaman Satu Milyar Pohon Tahun 2013 di Pangalengan, Kabupaten Bandung.
 
“Kami bersyukur sekali mendapatkan penghargaan ini. Prestasi ini tentunya bisa diraih karena kerjasama antara pemerintah, perusahaan, komunitas, dan partisipasi masyarakat yang sangat tinggi dalam menanam pohon di Kota Depok. Sehingga pada tahun ini kita bisa meraih peringkat pertama dengan menanam sebanyak 58 ribu pohon di Kota Depok,” tutur Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Isma’il, sesaat setelah menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar.

Sebagai peringkat pertama, Kota Depok memang telah melakukan penanaman sebanyak 58.000 pohon yang tersebar di berbagai lokasi seperti Lembah Gurame, Jalan Tol, sepanjang Sungai Ciliwung, daerah sekitar Setu, dan sebagainya. Jumlah ini lebih tinggi dari target minimal yang ditetapkan oleh provinsi yakni sebanyak 50.000 pohon.

“Kedepannya, semoga upaya pemerintah untuk menjadikan Kota Depok sebagai kota yang hijau dan asri bisa segera tercapai. Karena pohon memiliki banyak sekali manfaat. Selain manfaatnya untuk memberikan keteduhan dan keindahan, pohon juga dapat mengurangi dampak pemanasan global, mencegah erosi atau pengikisan tanah, sebagai daerah resapan dan persediaan air tanah, serta membantu menyeimbangkan ekologi,” harap Nur Mahmudi.

Penanaman Satu Milyar pohon ini merupakan program nasional yang bernama “Gerakan Penanaman 1 Milyar Pohon”. Untuk mendukung keberhasilan gerakan tersebut, Pemerintahan Provinsi Jawa Barat mengadakan berbagai agenda, salah satunya adalah lomba penanam pohon terbanyak untuk tingkat Kabupaten, Kota, kepala Desa Penyuluh Kehutanan, Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM), Kelompok Tani Hutan (KTH), Kecil Menanam Dewasa Memanen (KMDM), Kader Konservasi Alam (KKA), Kelompok Pecinta Alam (KPA), Polisi Hutan (Polhut), Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), Kepala Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH), Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH), Mandor Pendamping PHBM, Mandor Tanam dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan, dan Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH).

Adapun Kabupaten dan Kota yang mendapatkan penghargaan dalam Lomba Penanaman Satu Milyar Pohon 2013 adalah WaliKota Depok (Peringkat 1), Walikota Cimahi (Peringkat 2), dan  Walikota Bandung (Peringkat 3). Sedangkan untuk kategori Kinerja Bupati, peringkat 1 diraih oleh Kabupaten Bandung, peringkat 2 oleh Kabupaten Sukabumi, dan peringkat 3 oleh Kabupaten Bogor.
 

Selasa, 19 November 2013

Deklarasi One Day One Ayat Dukung Bebasnya Buta Aksara

 
Depok - Sehubungan dengan adanya Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke XIV Tingkat Kota Depok yang digelar di Kecamatan Cipayung, masyarakat dan pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Depok membacakan Deklarasi One Day One Ayat. Hal tersebut guna mendukung bebasnya buta aksara Al Quran.
 
“Dengan deklarasi ini bermaksud ingin menggerakkan masyarakat untuk membaca Al Quran minimal satu ayat dalam satu hari misalnya sebelum atau setelah melaksanakan salat magrib,” tutur Wakil Walikota Depok H. M. Idris Abdul Shomad ketika ditemui di Kecamatan Cipayung, Minggu (17/11/2013) malam.

Idris juga mengatakan bahwa sudah ada beberapa kelurahan yang setiap harinya melakukan pembacaan Al Quran sebelum melakukan salat. Dengan adanya deklarasi ini diharapkan mereka mampu memanfaatkan waktu malamnya untuk hal-hal yang positif dan bisa dekat dengan Al Quran dalam berprilaku dan berakhlak.

Isi Deklarasi One Day One Ayat yaitu 
 
“Pada hari ini, tanggal 17 November 2013 pukul 20.00 bertepatan dengan penutupan MTQ ke XIV Tingkat Kota Depok, Kami masyarakat dan pengurus LPTQ Kota Depok bersepakat untuk mendukung bebas buta aksara Al Quran melalui gerakan One Day One Ayat. Kami yang mendeklarasikan, MTQ Kota Depok”.