Tampilkan postingan dengan label deddy_mizwar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label deddy_mizwar. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 November 2014

Pemprov. Jabar Peringati Hari Aksara Internasional (HAI) Ke-49

http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_10037.jpg

BANDUNG - Pemprov. Jabar memperingati Hari Aksara Internasional (HAI) ke-49, Minggu (2/10). Peringatan HAI, berlangsung di Lapangan Upakarti, Kabupaten Bandung.

HAI, dibuka Wagub Jabar, H. Deddy Mizwar . HAI, diantaranya diisi dengan kegiatan pameran produk hasil karya lembaga Pendidikan Non Formal (PNF) dari seluruh Kabupaten/Kota di Jabar.

Kegiatan tersebut, juga diisi dengan pemberian penghargaan akan diberikan antara lain :  penghargaan keteladanan Pendidikan Non Formal Informal (PNFI) atau lomba keaksaraan fungsional, Penghargaan PKBM masyarakat, lomba taman kanak-kanak, lomba kelompok bermain, lomba vokasional, lomba kursus Non Vokasional, stan pameran terbaik, terinovatif, dekoratif dan terfavorit, dan lomba defile.
 

Senin, 02 Juni 2014

Wagub: Masjid Sebagai Pusat Pendidikan dan Syiar Islam

http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8952.jpg

SUMEDANG - Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar membuka Pekan Festival Masjid Agung Sumedang Tahun 2014 M / 1435 H, Minggu (01/06).
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka milad Masjid Agung Sumedang ke 160 M / 165 H yang merupakan bagian dari upaya memakmurkan masjid tersebut, serta menjalankan visi misi kota Sumedang yakni Sumedang Islami.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar mengatakan, bahwa masjid adalah tempat ibadah kaum muslim yang memiliki peran strategis dalam pertumbuhan peradaban Islam.

"Masjid bukan hanya sebagai tempat menunaikan ibadah shalat, tetapi juga berperan sebagai pusat pendidikan dan penyebaran syi'ar Islam," papar Deddy.

Ia berharap festival ini mampu menginsprirasi para pengurus masjid khususnya di Jawa Barat, bahwa masjid bukan hanya untuk ibadah sholat saja, tapi juga berbagai kegiatan pusat pendidikan, pusat dakwah atau syi'ar Islam, pusat pemberdayaan masyarakat baik itu ekonomi, sosial, budaya.

"Event ini sangat bagus, karena betul-betul ingin memakmurkan masjid dalam artian yang sebenarnya," ujar Deddy.

Selain Wakil Gubernur, turut hadir pula Bupati Sumedang, Ade Irawan, Kepala BKPP Wilayah IV Kusmayadi, Kepala OPD, serta Ketua DKM Mesjid Agung Sumedang dan Alim Ulama.

Kamis, 27 Februari 2014

Pemprov Jabar Berhasil Raih Anugerah Penyerapan Anggaran 2014

http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8349.jpg

Jakarta - Pemerintah Provinsi Jawa Barat meraih Peringkat Terbaik Kedua Anugerah Tim Evaluasi dan Pengawasan Penyerapan Anggaran (TEPPA) Tahun Anggaran 2013 Tingkat Nasional, di Hotel Le Meridian Jl, Jendral Sudirman Kav. 18-20 Jakarta, Senin (24/2).

Hadir Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menerima penghargaan yang diserahkan oleh Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto, di dampingi Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Mardiasmo dan Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati.

Pemprov Jabar berhasil memenuhi beberapa indikator yang ditetapkan, yaitu: pertama, Penerbitan PERDA APBD (Bobot 22%); Kedua, deviasi Target & Realisasi Belanja (Bobot 17%); Ketiga; Total Pagu Belanja (Bobot 17%); Keempat, Nilai Alokasi Belanja Modal (Bobot 10%); Kelima, Jumlah SKPD (Bobot 5 %); Keenam, Kondisi Wilayah dan sebaran geografis kegiatan (bobot 7%); Ketujuh, Tingkat pelaksanaan E-Procurement (Bobot 9%); Kedelapan, Pelaporan Provinsi Pada SISMONTEP (Bobot 7%); Kesembilan, Pelaporan Kab/Kota pada sismontep (bobot 6%).

Dalam pesannya, Ketua TEPPA  yang juga Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto mengatakan, pemberian anugerah ini adalah wujud apresiasi kepada daerah, kementerian atau lembaga atas pengelolaan anggaran secara baik dan transparan. Terutama dalam penyerapan belanja anggaran yang dilakukan setiap bulannya. Dari data yang ada, kata Kuntoro, banyak daerah,kementerian atau lembaga melakukan penyerapan anggaran secara menumpuk, utamanya di akhir-akhir tahun saja. Kinerja seperti itu harus dilakukan perubahan kedepannya.

Melihat pola penyerapan anggaran yang dilakukan seperti itu, tentu masih jauh dari target yang sudah TEPPA tetapkan. Dimana target nasional semua kementerian, lembaga atau daerah bisa mencapai diatas 96 persen dengan deviasi sebesar 7 persen. Yang terjadi saat ini, masih banyak serapan belanja di bawah angka target nasional.

"Ini yang harus kita ubah kedepannya," pinta Kuntoro.

Meski serapan anggaran bukan satu-satunya penilaian variable keberhasilan, tapi setidaknya penyerapan anggaran yang baik mencerminkan adanya manajerial yang baik dalam mengelola anggaran.

Adapun pemerintah provinsi dan Kementrian/Lembaga yang dinilai memiliki kinerja baik dan mendapat anugerah TEPPA 2013 yakni: Tingkat Provinsi Terbaik I : Kaltim ; Terbaik II : Jabar ; Terbaik III : Jatim. Memuaskan I : Kepri. Memuaskan II : NTB. Memuaskan III : Sumbar. Tingkat K/L : Terbaik I : Kemen PU ; Terbaik II:  Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) ; Terbaik III: Lembaga Sandi Negara untuk kategori terbaik III.

Senin, 20 Januari 2014

Wagub Jawa Barat Santuni Korban Banjir Bekasi



BEKASI - Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar kunjungi dan serahkan bantuan kepada korban banjir di Perumahan Dosen IKIP, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi, Minggu (19/1). 

Kawasan Perumahan Dosen IKIP dan sekitarnya adalah salah satu spot banjir yang ketinggiannya di atas satu meter. Ketinggian banjir hari ini mencapai sekitar satu meter, setelah dalam beberapa hari sebelumnya mencapai dua meter.

Bantuan Pemprov Jawa Barat yang disalurkan Wagub untuk korban banjir Jatikramat ini berupa sandang-pangan, tenda gulung, dan perlengkapan ibu hamil dan anak senilai Rp 92.296.900. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Kepala Dinas Kota Bekasi Agus Darma.
Deddy mengatakan bantuan korban banjir bukan sebatas ini. Bantuan lanjutan akan diberikan dinas terkait sesuai kondisi. 

Bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan utama korban banjir, menurut Deddy, bukan baru kali ini disalurkan. Langkah tanggap darurat melalui Badan Penanggulangan Bendana Daerah (BPBD) Jawa Barat telah berjalan sejak hari pertama bencana, pekan lalu.

Saat menemui korban banjir, Deddy menyampaikan keprihatinanya dan mengimbau agar bersabar atas bencana ini.

Selain itu, Wagub menambahkan, seluruh komponen masyarakat introspeksi atas bencana banjir. Bencana, kata Deddy, umumnya disebabkan oleh ulah manusia.

"Saya harap masyarakat bersabar. Juga harus intropeksi, apakah banjir ini karena ulah kita atau bukan," tutur Wagub.

Salah satu upaya untuk mencegah banjir berulang di masa depan, ulas Deddy, warga diimbau agar tidak membangun atau merusak lumbung-lumbung air.

Selain Kelurahan Jatikramat, Wagub Deddy Mizwar juga bersilaturahim kepada korban banjir di Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Turut mendampingi Wakil Walikota Ahmad Syaikhu.

Banjir di Kecamatan Jatiasih dipicu meluapnya Kali Cikeas dan Kali Cilengsi setelah hujan mendera Kota Bekasi dan sekitarnya, sepekan terakhir. Di Jatiasih, mengacu data pihak kecamatan, korban banjir mendekati angka 1.000 kepala keluarga (KK).

Kamis, 21 November 2013

Kota Depok Juara Penanaman Satu Milyar Pohon Tahun 2013

 
Bandung - Setelah meraih piagam Adipura dan penghargaan sebagai Kota Sehat, Kota Layak Anak, serta berbagai penghargaan di bidang ketahanan pangan, pada Hari Rabu (20/11/2-13), Kota Depok kembali mengukir prestasi dengan meraih penghargaan sebagai peringkat 1 Lomba Penanaman Satu Milyar Pohon Tahun 2013 di Pangalengan, Kabupaten Bandung.
 
“Kami bersyukur sekali mendapatkan penghargaan ini. Prestasi ini tentunya bisa diraih karena kerjasama antara pemerintah, perusahaan, komunitas, dan partisipasi masyarakat yang sangat tinggi dalam menanam pohon di Kota Depok. Sehingga pada tahun ini kita bisa meraih peringkat pertama dengan menanam sebanyak 58 ribu pohon di Kota Depok,” tutur Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Isma’il, sesaat setelah menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar.

Sebagai peringkat pertama, Kota Depok memang telah melakukan penanaman sebanyak 58.000 pohon yang tersebar di berbagai lokasi seperti Lembah Gurame, Jalan Tol, sepanjang Sungai Ciliwung, daerah sekitar Setu, dan sebagainya. Jumlah ini lebih tinggi dari target minimal yang ditetapkan oleh provinsi yakni sebanyak 50.000 pohon.

“Kedepannya, semoga upaya pemerintah untuk menjadikan Kota Depok sebagai kota yang hijau dan asri bisa segera tercapai. Karena pohon memiliki banyak sekali manfaat. Selain manfaatnya untuk memberikan keteduhan dan keindahan, pohon juga dapat mengurangi dampak pemanasan global, mencegah erosi atau pengikisan tanah, sebagai daerah resapan dan persediaan air tanah, serta membantu menyeimbangkan ekologi,” harap Nur Mahmudi.

Penanaman Satu Milyar pohon ini merupakan program nasional yang bernama “Gerakan Penanaman 1 Milyar Pohon”. Untuk mendukung keberhasilan gerakan tersebut, Pemerintahan Provinsi Jawa Barat mengadakan berbagai agenda, salah satunya adalah lomba penanam pohon terbanyak untuk tingkat Kabupaten, Kota, kepala Desa Penyuluh Kehutanan, Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM), Kelompok Tani Hutan (KTH), Kecil Menanam Dewasa Memanen (KMDM), Kader Konservasi Alam (KKA), Kelompok Pecinta Alam (KPA), Polisi Hutan (Polhut), Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), Kepala Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH), Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH), Mandor Pendamping PHBM, Mandor Tanam dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan, dan Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH).

Adapun Kabupaten dan Kota yang mendapatkan penghargaan dalam Lomba Penanaman Satu Milyar Pohon 2013 adalah WaliKota Depok (Peringkat 1), Walikota Cimahi (Peringkat 2), dan  Walikota Bandung (Peringkat 3). Sedangkan untuk kategori Kinerja Bupati, peringkat 1 diraih oleh Kabupaten Bandung, peringkat 2 oleh Kabupaten Sukabumi, dan peringkat 3 oleh Kabupaten Bogor.
 

Jumat, 25 Oktober 2013

Wagub Deddy Mizwar Paparkan Lima Bidang Investasi

 
BANDUNG- Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar memandang ada lima bidang investasi yang diprioritaskan Pemprov Jabar untuk ditawarkan kepada seluruh pelaku usaha. Diantaranya yaitu bidang transportasi, kesehatan, energi, ketahanan pangan dan pendidikan. 
 
Wagub menegaskan, Pemprov Jabar senantiasa mendorong masuknya investasi langsung untuk pengembangan energi bersih terbarukan. 
 
"Inilah kesempatan berharga yang tidak hanya untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan mendapat keuntungan finansial semata, tetapi juga kesempatan untuk membuat perubahan yang lebih baik, khususnya pada bidang pemanfaatan sumber daya alam energi panas bumi.
 
Keuntungannya, tidak hanya untuk Jawa Barat melainkan juga untuk kebutuhan nasional dan bahkan global," tambah Deddy ketika membuka West Java Internasional Expo 2013 atau WJIE 2013, di Trans Luxury Hotel Bandung, Rabu (23/10). 
 
Deddy menjelaskan, pada saat yang sama Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga tengah berusaha keras untuk menciptakan lingkungan hidup yang lebih baik. "Menjaga lingkungan tampak mahal awalnya, namun langkah itu akan menjaga kelangsungan investasi untuk jangka panjang. Karena kita maklumi bahwa tanpa keseimbangan lingkungan, mustahil untuk melanjutkan dengan pembangunan dan usaha," ujarmya. 
 
Wagub berpendapat meskipun trend kondisi ekonomi global yang belum stabil dan beresiko besar pada perekonomian Indonesia dan Negara - negara di Asia, pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap relatif tinggi. Kondisi ini juga menjadikan Jawa Barat mampu mempertahankan predikat sebagai salah satu provinsi dengan tingkat pertumbuhan ekonomi tercepat di Indonesia, sekaligus mempertahankan statusnya dalam bidang pembangkit tenaga listrik di Indonesia.
 
"Pemerintah Provinsi Jawa Barat bertekad bahwa perbaikan di bidang sosial budaya, politik, ekonomi dan infrastruktur menjadi hal yang sangat mendasar yang harus terus dilakukan demi mengimbangi tingginya arus lalulintas perekonomian regional, nasional bahkan internasional," demikian Deddy. 
 
Pada pembukaan acara yang digelar 22-23 Oktober 2013 ini, hadir pula Para Duta Besar RI dan Duta Besar Negara Sahabat, atau yang mewakili; Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Indonesia, Anggota DPRD Provinsi Jabar, Kepala Badan Koordinasi Promosi dan Penanaman Modal Daerah (BKPPMD) Provinsi Jawa Barat, Ketua Kadin Jabar, Para Narasumber WJIE-2013.
 

Selasa, 01 Oktober 2013

Gubernur, Wagub Jabar, dan Walikota Bandung Bareng Ikuti Gerak Jalan Santai

BANDUNG- Gubernur Jabar Ahmad Heryawan beserta Ibu Netty Heryawan dan Wagub Deddy Mizwar dan Ibu Gisel ikuti gerak jalan santai sejauh empat kilometer menyusuri jalan-jalan disekitar Gedung Sate Bandung.(28/9/2013)
 
Selain kehadiran petinggi Jawa Barat itu, hadirpula Walikota Bandung Ridwal Kamil bersama ribuan peserta jalan santai lainnya.
 
Gubernur dalam sambutan singkatnya sebelum mengibarkan bendera start menjelaskan, bahwa gerak jalan ini masih dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Jawa Barat yang ke-68 yang jatuh Tanggal 19 Agustus yang lalu. Selain acara gerak jalan ini, juga telah dilaksanakan rangkaian acara lainnya beberapa waktu lalu, jelas gubernur.
 
Gubernur dan wagub beserta isteri dan Walkot Bandung Ridwan Kami mampuh finish Halaman parkir Timuir Gedung Sate Bandung dan tidak tampak raut-raut kelelahan.
 
Di tempat finish sudah tersedia beberapa hadiah sebagai bagian dari doorprize yang disediakan oleh panitia. Hadiah yang disediakan, mulai dari barang perabotan dapur, speda, televisi hingga sepeda motor.

Selasa, 09 Juli 2013

Peringatan Harganas Tahun 2013, Aher Demiz Lepas Merpati


BANDUNGKAB - Gubernur Jabar di Lapangan Upakarti Pemkab Bandung, Rabu (3/7) meresmikan rangkaian acara dalam rangka Peringatan Harganas Tingkat Jawa Barat. Gubernur didampingi Wagub Deddy Mizwar melepaskan burung Merpati sebagai tanda peresmian peringatan. Hadir pada kesempatan itu, ribuan kader KB/Kes, Kader PKK dan Kader Pembangunan. Pada kesempatan acara peringatan itu diselenggarakan pula pameran KUMKM dan Kader KB, Pelayanan KB, dan penampilan Mobil layanan internet dari Diskominfo Prov. Jabar dan Bapusipda Prov. jabar dan BPLHD Prov. Jabar.

Rabu, 19 Juni 2013

Wagub Deddy Mizwar: Kita Tidak bisa Tergantung terus Pada Sapi Impor



JATINANGOR - Wagub Jabar Deddy Mizwar berharap agar budaya memelihara ternak terutama ternak sapi dikalangan masyarakat terus ditingkatkan. Contohnya, masyarakat Kec. Rancah di Kab. Ciamis telah memelihara sapi khas lokal yang lebih akrab dengan budaya daya daerahnya.

Kita tidak bisa tergantung terus pada sapi impor. Apalagi untuk Jawa Barat memiliki alam yang kondusif untuk ternak, jelas Deddy Mizwar.

Untuk meningkatkan budaya memelihara ternak khas lokal itu, saya berharap even seperti kontes ternak ini diselenggarakan paling tidak dua kali dalam satu tahun, pintanya saat memberikan sambutan pembukaan Kontes Ternak Jawa Barat, Selasa (18/6) di Kompleks PT UNPAD di Jatinangor.

Wagub Deddy Mizwar mengajak pihak-pihak seperti pakar bidang peternakan, para peternak dan Pemerintah untuk bersinerji, berkoordinasi dan berkomunikasi dalam memajukan budaya memelihara ternak di Jawa Barat. Jumlah penduduk Jawa Barat yang terbanyak itu semestinya menjadi potensi untuk memajukan peternakan di Jawa Barat, tambahnya.

Perihal pendanaan untuk mengembangkan budaya ternak di Jawa Barat, Wagub Deddy meminta pihak DPRD Prov. Jabar yang saat itu hadir menyertai wagub di Kontes Ternak tersebut, untuk membantu menyiapkannya.

Usai memberikan sambutan yang terbilang singkat dan tanpa teks itu, Wagub Deddy memberikan berbagai penghargaan berupa tropy dan hadiah kepada para pemenang kontes ternak Jawa Barat. Kemudian menyempatkan meninjau pameran ternak unggulan Jawa Barat.

Mengingat kegiatan dibidang peternakan ini terbilang pertama bagi Wagub yang baru dilantik itu, maka disaat peninjauan terhadap pameran ternak, ia sangat respon dan tanpak ingin mendalami setiap segmen bidang peternakan. Ditanyakan oleh wagub berbagai hal kaitan dengan ternak, mulai jenis, harga, pemasaran dan cara memeliharanya.

Keberadaan Wagub Deddy Mizwar di Kontes Ternak Tahun 2013 diakhiri dengan mengunjungi Pameran Produk dan perkembangan Peternakan dan peralatannya yang pesertanya dari unsur swasta, pemerintah dan perguruan tinggi (UNPAD-Fakultas peternakan).

Kamis, 13 Juni 2013

Hari ini Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat


Bandung - Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat terpilih Ahmad Heryawan (Aher) dan Deddy Mizwar akan dilantik di Gedung Merdeka Jl Asia-Afrika, Bandung, hari ini (Kamis 13/6/2013).

Tak ada ketegangan di wajah Ahmad Heryawan sebelum dilantik kembali menjadi Gubernur Jabar. Bahkan beberapa jam sebelum pelantikan, Heryawan masih sempat bersepeda keliling Gedung Negara Pakuan.

Sekitar pukul 07.00 WIB, gubernur yang akrab disapa Aher itu tampak menaiki sepeda gunung putih. Dia mengelilingi kawasan Gedung Pakuan selama sekitar lima menit. Aher tampak mengenakan celana training biru dan kaus panjang merah bertuliskan ‘Kang Aher’.

“Saya biasa olahraga sekitar 20 menit. Keliling-keliling pakai sepeda,” kata Aher saat ditemui wartawan di Gedung Negara Pakuan, Kamis (13/6/2013).

Menjelang pelantikan, Aher mengaku tak memiliki beban. Dia tetap melakukan aktivitas seperti biasa. Setelah Salat Subuh, Aher berdzikir lantas menerima tamu. 

“Saya juga baca Al-Quran,” kata Aher.

Hari ini, Aher akan dilantik menjadi Gubernur Jabar periode 2013-2018 di Gedung Merdeka Jalan Asia Afrika. Dia berpasangan dengan Wagub Jabar Deddy Mizwar.

Untuk mengamankan jalannya pelantikan itu, sebanyak 4.341 personel gabungan TNI dan Polri.

“Semuanya sudah siap fokus antisipasi demo, kemacetan dan juga terorisme,” kata Kapolda Jabar Irjen Pol Tubagus Anis Angkawijaya pada Apel Siaga Pengamanan Pelantikan Gubernur Jabar 2013-2018 di Mapolda Jabar, Selasa (11/6/2013).

Pengamanan dilakukan dalam tiga ring di kawasan Gedung Merdeka. Ring satu di dalam Gedung Merdeka, ring dua di luar hingga ring tiga dalam radius 300 meter dari gedung tersebut.

Mengenai periode kedua kepemimpinannya ini, Aher mengaku tak secara khusus mempersiapkan program 100 hari masa awal kepemimpinannya. Meski demikian, Aher mengatakan, pembangunan monorel menjadi salah satu yang akan segera dilakukan.

“Untuk target sebenarnya kan tidak diatur dalam Undang-undang. Untuk program 100 hari kerja, kami akan lakukan pembangunan saja,” kata Aher di Bandung. 

*dakwatuna.com

Selasa, 26 Maret 2013

Deddy Mizwar Ultimatum Saksi Palsu Kubu Paten

Headline
Deddy Mizwar - inilah.com

Bandung - Tim investigasi pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar di Pilgub Jabar menemukan kesaksian palsu kubu Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki (Paten) pada persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK). Deddy Mizwar pun memberikan kesempatan kepada para saksi palsu agar meminta maaf dan mencabut kesaksian.

“Mereka yang bersaksi juga warga Jabar, kami menyayangi mereka. Untuk itu,kita tidak langsung melapor ke kepolisian, kita beri kesempatan meminta maaf dan mencabut kesaksian dalam waktu dua hari ke depan,” kata Deddy Mizwar di Jakarta, Senin (25/3/2013).

Seandainya dalam waktu yang diberikan itu para saksi yang membuat keterangan palsu tidak meminta maaf dan mencabut kesaksian, tim pengacara Aher-Demiz akan melaporkannya ke kepolisian. 
 
“Ya,terpaksa kita lapor polisi. Kita sebagai warga negara berkewajiban untuk melapor,” tambah Sadar Muslihat, Tim Advokasi Aher-Deddy Mizwar.

Deddy mengaku tim investigasi dan advokasi memiliki bukti data dan fakta yang kuat secara hukum untuk mengungkap para saksi palsu.Salah satunya mengenai keterangan Asep Suryana, seorang saksi Paten yang mengaku warga Sumedang.

Pada kesaksiannya di hari Rabu (20/3/2013), Asep menjelaskan bahwa pada Minggu tanggal 27 Januari 2013 pukul 10.00 WIB melihat Aher dan Deddy Mizwar berada di Jatinangor bersama beberapa PNS yang memakai atribut kampanye. 
 
“Itu jelas ngarang dan mengada-ada,” tandas Sadar.

Pada tanggal tersebut, jelas Sadar, Ahmad Heryawan ada di Bandung kemudian ke Depok. 
 
“Pagi pengajian dan menjadi saksi nikah ajudan di Bandung, siang di Depok. Bukti berupa foto, video, dan kliping berita koran kami ada,” papar Sadar.

Sedangkan Deddy Mizwar pada hari itu seharian berkegiatan di Bogor. 
 
“Saya berangkat dari rumah di Bekasi sekitar pukul8 pagi, pukul10 sudah ada di pasar di Bogor, kemudian ke beberapa acara lainnya sampai pukul23.00 saya di Bogor. Bisa dicek kok ada foto, video, dan kliping berita juga,” jelas Deddy.

Keterangan palsu lainnya adalah dari salah seorang saksi di Bekasi. Saksi itu membuat tokoh imaginer (fiktif) yang membagi-bagikan sesuatu kepada calon pemilih. Selain itu, jelas Sadar, ada juga istri anggota DPRD Bogor yang menyembunyikan identitas saat ditanya hakim.

Istri anggota DPRD dari PDIP ini mengaku warga biasa dan menerima selebaran bahwa Rieke Diah Pitaloka adalah anak PKI pada saat hari pemilihan. 
 
"Karena surat itulah kami jadi tidak memilih nomor 5," kata saksi waktu itu.

Sadar melihat bahwa saksi telah menyembunyikan identitasnya sebagai istri anggota DPRD dari PDIP. 
 
"Bagaimana mungkin dia keluarga partai bisa berubah tidak memilih," jelas Sadar.

“Tim investigasi kami di semua kabupaten-kota bergerak memverifikasi keterangan para saksi kubu Paten, hasilnya beberapa memberikan keterangan palsu. Ada kemungkinan bertambah karena tim investigasi sekarang masih bekerja,” kata Sadar. 
 

Rabu, 27 Februari 2013

"Flash Back" Proses Pemenangan Aher-DeddyMizwar | by @suryadelalu




Lalu Suryade
@suryadelalu 
Aleg PKS DPRD Jabar

  1. Rasa-rasanya pengen flash_back proses pemenangan Aher_Demiz kemarin, karena banyak analisis yang terlampau jauh.. ;)

  2. Kalo baca twits saya sehari sebelum pendaftaran pasangan cagub, sebetulnya ada faktor2 pendukung pemenangan yg dibutuhkan.

  3. Ada upaya sungguh2 sosialisasi Ahmad Heryawan, hingga diberi nama Kang Aher utk atasi kesulitan pilihan nama yg eye-catching.

  4. "Aher" sebetulnya bukan nama panggilan beliau. Waktu kecil ibunya memanggil "Asep". Dari nama asal "Asep Ahmad".. :))

  5. Ini dianggap perkara penting, karena sosialisasi butuh kemudahan2. Telinga 49 juta warga Jabar bukan sasaran yg mudah..

  6. Awalnya dibiasakan panggil "Hery", tapi kurang okeh. Nama Hery terlampau umum dan butuh tenaga menyebutnya.. :p

  7. Terlebih di Sunda terbiasa dg nama yg gampang. Contoh, klo nama Komarudin akan dikasih nama depan Kokom. Ini jadi panggilan.

  8. Jadi, perihal namapun, ikhtiar. Sosialisasi terus, namun di pelosok2 tak sedikit yg salah menyebut nama gubernurnya.

  9. Peningkatan popularitas dan elektabilitas Aher tidak masif. Sedikit demi sedikit.. Survey internal juga dilakukan.

  10. Semua hal coba diperhitungkan. Tidak hanya potensi diri, namun pula potensi para calon kompetitor.

  11. Figur kuat yg slalu unggul dlm survey (sebelum berpasangan) adalah Dede Yusuf, sang wagub.

  12. Tingkat elektabilitas Aher awalnya mencapai 30-an persen, masih agak jauh dari target yg diharapkan.

  13. Mesin partai dianggap solid, karena memang karakter internal PKS yg patuh pada keputusan yg telah dibuat bersama.

  14. Tapi mesin partai saja tidak cukup, bahkan untuk memenuhi batas minimal 15% suara hrs koalisi (utk maju pilgub -ed). Maka, Hanura yg pertama.

  15. Mesin oke, koalisi sudah. Sosialisasi Aher jg terus berjalan, tanpa langgar aturan yg ada. Tp, elektabilitas belum meyakinkan.

  16. Itulah sbb dicari pasangan terbaik. Yg tak hanya populer, sekaligus jg berbobot. Pilihan jatuh pada Kang Deddy Mizwar.

  17. Setelah berpasangan dg Kang Deddy, elektabilitas pasangan meningkat. Ini tak bisa dan tak perlu dinafikan.

  18. Hitung2an seperti itu jg belum jaminan utk capai kemenangan. Kerja tim kampanye luar biasa. Di lapangan maupun debat live.

  19. Persoalan tak berhenti di survey elektabilitas. Sebelum pencoblosan, persepsi publik bisa naik bisa turun.

  20. Badai terasa menerjang di kala kasus LHI muncul. Bahkan ada usul agar menanggalkan semua atribut PKS dari perangkat kampanye.

  21. Usulan itu ditolak. PKS tak bisa 'menyerah' begitu saja dg keadaan. Yg salah silahkan diproses, tapi PKS bukan orang perorang.

  22. PKS cukup dewasa hadapi masalah. Mundur, ganti, dan konsolidasi. Pilgub Jabar tantangan pertama, PKS bertahan atau tidak.

  23. Saya ingat pidato penuh makna dari Pak @anismatta di Bandung. Bahwasanya Pilgub Jabar akan jadi wajah PKS selanjutnya.

  24. Survey2 yg diadakan internal DPW PKS Jabar, Puskaptis, maupun Polmark sebetulnya konsisten Aher-Demiz di atas pasangan lain.

  25. Keheranan kami pada hasil survey LSI sama dg keheranan saat Pilgub 2008 yg lalu. Saat itu LSI juga menempatkan Hade di bawah.

  26. Itu sebab, semangat para kader terpompa terus. "Jangan terpengaruh hasil survey mereka. Itu bagian dari propaganda".

  27. Hasil survey pollsters di Indonesia memang harus dibaca dengan waspada.. Mereka umumnya tdk independen.

  28. Walau hasil survey Polmark, Aher-Demiz masih di atas yg lain, tapi perbedaan tipis membuat adrenalin terpacu.

  29. Yg bikin gregetan, Polmark tak sedia release hasil survey itu. Sementara, survey LSI jadi tolok ukur pengamat2 'pinter' kita :p

  30. Syukurlah, tak hanya pengamat yg imani hsl survey LSI. Rupanya SBY juga demikian kali. Buktinya, beliau tak turun di Jabar. :D

  31. Pengamat bilang Dede bakal menang di Jabar sbb beda dg nasional, Demokrat solid di sana. Dulu su bilang ada 3 matahari di sini.

  32. Matahari Demokrat di Jabar selain Dede, Iwan Sulandjana (ketua DPW) & Irfan Suryanagara (ketua DPRD). Mereka awalnya "berminat".

  33. Jadi, persoalan soliditas Demokrat, menurut saya, bukan pada faktor Anas semata. Sejak awal mesinnya tak berjalan.

  34. Ketua timses Dede a/ kakaknya sendiri Bob Effendi. Ini timbulkan persoalan tersendiri bg pengurus Demokrat, sbb dia kader PAN.

  35. Tentang Debat Cagub. Sebagian orang menganggap ini tidak penting.

  36. Penonton Debat Cagub memang tidak banyak dibandingkan sinetron Tukang Bubur Naik Haji, misalnya.

  37. Namun, kami menganggap debat itu penting. Itu sarana pendidikan politik, walaupun pengelolaannya msh kurang oke.

  38. Penonton debat tak banyak, tapi mereka opinion leaders yg membawa efek sosial bagi pengenalan cagub & programnya ke masy luas.

  39. Pada debat pertama (non formal) yg disiarkan live oleh tvOne, terdapat 'insiden' kecil. Saat itu ada opini Demiz mundur.

  40. Tim debat sdh minta tim lap agar Demiz dibatasi kunjungan di Cirebon. Tapi rupanya agenda hingga malam, tak mungkin ikut debat.

  41. Kalau memaksakan ke Bandung, bakal banyak yg kecewa (yg sudah dijadwalkan ketemu Demiz -ed). Bila tak hadir debat, anggapan Demiz mundur seakan mendapat pembenaran.

  42. Di saat itu, Aher berharap betul Demiz mendampingi. Hari itu Jumat, kasus LHI malam Kamis. Tegang. Sungguh!!

  43. Saat briefing tampak betul Kang Aher kurang konsentrasi. Juga sedang flu. Bersin2.. Pkl 17.00 di Gd. Pakuan.

  44. Namun, bismillahi tawakkaltu alallah! Beliau dg tenang bisa bicara lugas di debat pertama itu. Sendirian. Tanpa Kang Demiz.

  45. Penguasaan bahan bagus, ketenangan oke. Hanya kekurangannya tak ada pendamping saat itu.

  46. Entah input siapa yg bilang suara Kang Aher di debat pertama terlalu tinggi.. Nah, pd debat MetroTV suaranya terlampau pelan.

  47. IMO, debat ke-1 tvOne Dede & Aher berimbang. Di MetroTV penampilan Aher kurang maksi. Terlebih saat dipojokkan Dede di akhir.

  48. Klo Rieke, di debat pertama sungguh banyak salah data. Kalimat2 konjungsinya tdk sesuai. Selly, motor timnya sampai ngomong.

  49. Jadi Paten ini memang agak terlambat panas. Isu2nya kami akui bagus, cuma kurang dikuasai dg baik.

  50. Bila kampanye masif Rieke berlangsung sejak awal... Ga tau deh, mungkin bukan hanya Dede yg kesalip.

  51. Menurutku, pilgub ini agak terlepas dr persoalan parpol di tingkat nasional. Pengaruh ada tapi tak banyak. Pokok itu di figur.

  52. Figur Aher menguat di akhir. Begitu pula Rieke..mulai disukai dg penampilannya yg natural, bagi pemilih perdesaan.

  53. Kang Deddy sangat penting kontribusinya dlm pemenangan. Itu sebab kita ngebet sama beliau.

  54. Kehadiran Kang Deddy selalu bikin ceria & tawa.. Saat dibriefing materi debat, beliau tiba pkl 11 mlm dr temu tokoh di Tasik.

  55. Wajahnya sdh kusut & letih. "Bang nanti mungkin ditanya ttg Kota Layak Anak" | Apalagi itu? Janganlah ditanya macam2.. | LOL

  56. Kata beliau lagi, "Aku kalo ditanyak macem2, bisa sembunyi di bawah meja!" guraunya dg logat khas Nagabonar. LOL.

  57. Tim se7 dg joke2 khas Bang Jek/Nagabonar, tapi disarankan pula utk menunjukkan sisi serius sbg budayawan dan cawagub.

  58. Banyak koreksi dalam debat di MetroTV, diperbaiki...dan itu membuat penampilan dlm debat terakhir di tvOne jadi maksi.. Pol..

  59. Walau ada joke, Kang Deddy sangat memahami secara umum konsepsi pembangunan Jabar. Ini modal awal yg memadai.

  60. Bayangan saya, beliau akan banyak diberi peran pengembangan pendidikan & kebudayaan masyarakat, oleh Kang @aheryawan.

  61. Perbedaan pasangan Aher periode kini ada di "positioning".. Demiz walau berusia jauh lebih senior, tetap rendah hati.

  62. Demiz faham bahwa Aher bakal sulit menang pilgub tanpanya, tapi beliau selalu bilang Aher itu imam & wagub membantu.

  63. Ada sikap saling menghormati yg kuat di antara Aher dan Demiz, dan itu tampak di kala lelah sekalipun.

  64. Dlm briefing di hotel @hom Bekasi, Kang Aher sgt letih & minta acara dipercepat. Seusai itu, berdua goyang Gangnam Style :p

  65. Satu hal yg selalu dipegang teguh Kang Aher adalah: tidak menyerang pasangan cagub/cawagub lain.

  66. Coba aja perhatikan debat2 yg terjadi.. Saya sampai ingatkan beliau agar tak terlalu datar dan terkesan defensif.

  67. Juga ada masukan bhw karena waktu sempit, jawaban pertanyaan dlm debat sebaiknya mendahulukan "kesimpulan", baru diuraikan.

  68. Prinsip tidak menyerang tetap dipegang Aher hingga usai. Ini penting u/ jaga rasa saling hargai. "Caina herang laukna beunang".

  69. Joke penting dlm debat, namun porsi waktu yg singkat mengharuskan pengendalian yg ketat.

  70. Jabar selama ini jadi teladan. Pilkada tak ada kerusuhan. Usai pilgub, para calon didatangi pemenang. Rangkul semua kalangan.

  71. Pemilu kada Jabar ini bagaikan pemilu presiden.. Ini provinsi terbesar.

  72. Tapi, Pemilukada Sumatera Utara jua tak kalah besar.. Ini provinsi terbesar di pulau Sumatera.

  73. Semua cagub adalah figur2 besar. Siapa yg bisa anggap enteng Kang Yance & Tatang. Keduanya 2 periode jadi bupati.

  74. Yance kuasai daerah pantura. Tatang sdh terlampau 'dicintai' di Tasikmalaya. Pula diusung Golkar, sang 'calon pemenang' 2014.

  75. Begitu pula Rieke & Dede. Popularitasnya di atas 95%.. Hal yg "membantu" Aher, secara eksternal adalah berpisahnya PG-PDIP-PD.

  76. Sosio-diversiti Jabar sgt tinggi. Walau ada suku Sunda. Tapi, sesungguhnya berbeda dg Cirebonan. Bahkan pendatang jg besar.

  77. Ini tentu hal tersulit untuk pengelolaan issue. Belum lagi perkara gap perkotaan dg kabupaten.

  78. Waktu ada usulan fokus ke issue pembangunan desa. Teman2 dari Kota Bandung & Depok protes. Di sini tiada desa, kelurahan semua.

  79. Keragaman itu bikin sulit bagi cagub utk sekedar pencitraan. Jabar bukan DKI. Mau citrakan diri Sunda banget, di utara g cocok.

  80. Saya kampanye di desa Tegal Kec Kemang Bogor.. Betawi semua.. Bodor nyunda ga pada ngerti.

  81. Jadi, kalo terpilih jadi gubernur di tempat lain, mungkin bisa andalkan pencitraan. Tapi di Jabar, berbagai hal hrs mendukung.

  82. Maka visi "Jabar Maju dan Sejahtera untuk Semua" itu mewakili tujuan yg hendak dicapai sang Gubernur.

  83. Pesan & harapan kita adalah semoga kinerja Pemprov Jabar di bawah Gub @aheryawan, bisa lebih baik lagi di periode kedua ini.
Trio : @suryadelalu - @aheryawan - Deddy Mizwar / sumber: pkspiyungan.org                                       

Rabu, 20 Februari 2013

Pendukung Aher-Deddy Mizwar Putihkan Gasibu Bandung

Massa pendukung pasangan Aher-Deddy Mizwar putihkan Gasibu Bandung, 20 Februari 2013. (Twitter.com / AHER_DEMIZ)
Massa pendukung pasangan Aher-Deddy Mizwar putihkan Gasibu Bandung, 20 Februari 2013. (Twitter.com / AHER_DEMIZ)

PKS Tapos, BandungHari terakhir masa kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2013 di wilayah Jawa Barat Bagian Tengah, Rabu (20/2/2013) diisi kampanye pasangan Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar. Kampanye hari terakhir ini dipusatkan di Lapangan Gasibu Bandung.

Massa pendukung pasangan calon dengan nomor urut empat memutihkan Lapangan Gasibu Bandung dengan mengenakan kaos berwarna putih bergambarkan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar.

Kampanye ini juga diikuti beberapa artis nasional, dan petinggi dari partai pendukungnya, seperti Presiden PKS Anis Matta dan mantan Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra. Massa pendukung Aher-Deddy telah memadati lapangan Gasibu sejak pagi hari.

Selain itu, massa pendukung pasangan tersebut juga membawa bendera partai pengusung yakni PKS, PPP, Partai Hanura dan PBB.

*dakwatuna.com

Tribute4DeddyMizwar dan kang Aher..


Anis Matta
Presiden PKS
Beda Aher dan Deddy Mizwar,  keduanya adalah perpaduan yang unik antara seorang ulama dan budayawan. Kebaikan dan keindahan menjadi satu.”  kampanye 20/2/2013 gasibu bandung

Wiranto
Ketum Partai Hanura
“Pasangan No.4  ini menggabungkan pengalaman dan pengetahuan. Kedepan Jawa Barat akan lebih maju, lebih sejahtera.  Dan saya setuju jika no.4  adalah pemimpin yang  punya akhlaq, yang  amanah. Semoga Allah SWT meridhoi pasangan Aher - Deddy Mizwar.” – kampanye 20/2/2013 gasibu bandung

Netty Heryawan
Istri Gubernur Jawa Barat
“Saya wakafkan suami saya untuk Jawa Barat.”

Harry Tanoesoedibjo
CEO MNC Group
""Aher ini kawan. Saya sangat mendukung generasi muda tampil di puncak. Beliau ini di bawah 50 tahun. Pemimpin muda umumnya memiliki stamina dan keberanian lebih dibanding tokoh tua. Memang saatnya sekarang pemimpin muda tampil lebih berperan""

Suryadharma Ali
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan
“Bukan tanpa alasan PPP memilih dan mendukung pasangan Ahmad Heryawan. Heryawan merupakan sosok kiai yang dekat dengan masyarakat, pengetahuannya luas, dan memperhatikan pendidikan Islam. Sedangkan sosok Deddy Mizwar sudah memiliki integritas tinggi, budayawan, dan komitmen keislamannya kuat.”

Aa Gym
Mubaligh
""Tapi saya mah ini memang rada maag nih Pak Gub, jadi udah jelaslah pilihan saya. Hadirin mah terserah penyakitnya masing masing""

KH Adib Rofiuddin
Pemimpin Ponpes Al Inaroh, Buntet, Cirebon
"Kang Aher dan Kang Deddy itu pasangan pemimpin yang pas. Kang Aher ahli dalam bidang agama, sedang Kang Deddy seorang budayawan. Kang Deddy ini melengkapi Kang Aher. Keduanya pun sama-sama memiliki semangat melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat"

KH Ja'far Shodiq Aqil Siraj
Pengasuh Ponpes Kempek-Cirebon
"Penghargaan WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) buat Pemprov Jabar bukti di daerah ini tidak ditemukan secuilpun penyimpangan. Ini karena Gubernurnya amanah."

Tuti Alawiyah
Mubalighah
"Kang Aher sudah menunjukkan karya baktinya untuk rakyat Jabar. Nyata kerjanya buat umat Islam, khususnya. Wajar bila beliau mendapat kepercayaan lagi."

KH Hasyim Muzadi
mantan Ketua Umum PBNU
"Kriteria pemimpin: asal dia mau melihat umat melebihi dirinya. Pemimpin Jabar wajib sosok yang memahami utuh dunia pendidikan umum serta peduli pada kemajuan pesantren"

Rahmat Yasin
Ketua DPW PPP Jawa Barat
"Kami fokus memenangkan pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar. DPW PPP menjamin akan mengamankan kebijakan tersebut. Sebab, kebijakan tersebut bukan hasil mengarang ngarang, tapi sesuai dengan mekanisme dalam AD/ART partai"

KH Muhammad Saleh
Pengasuh Pon Pes Darussolihin Kab. Bogor
"Mudah-mudahan Ahmad Heryawan lanjut kepemimpinannya di Jabar. Beliau membuktikan hasil kerjanya, dan selalu menjunjung norma agama dalam menjalankan pengabdiannya pada rakyat."

Heru Herlambang
Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Sukabumi
"Tidak ada pilihan lain bagi keberlanjutan pembangunan Jabar, Kang Aher harus diperjuangkan kembali memimpin Jabar. Karya baktinya jelas selama lima tahun sebagai Gubernur. Integritas Kang Aher dan Kang Deddy juga tak diragukan lagi. Mereka nyaris tak memiliki cacat moral. Keduanya cocok memimpin masyarakat Jabar yang terkenal agamis"

E. Kusnadi
Guru SD Aher (SDN Slawi 1, Sukaraja, Sukabumi)
"Aher kalau ulangan tidak pernah niron (nyontek). Tidak pernah memberi jawaban kepada kawannya. Dia itu sendiri. Kalau yang lain sudah keluar, dia tenang aja. Makanya nilainya bagus, rangking II. "

Jarwo Kuwat
Artis komedian
"Mungkin ini (sebagai wakil gubernur) menjadikan Bang Deddy memiliki kesempatan untuk memperbaiki dan berpartisipasi menyejahterakan rakyat Jawa Barat"

Sally Febian
Wakil Ketua PP FKPPI, mantan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung Barat
"Ada pengurus cabang FKPPI di Jabar yang terbuka menyatakan sokongan kepada Aher-Deddy Mizwar. Sebagian lagi tak bersedia secara terbuka menyatakan dukungan. Bukan karena 90 lebih penghargaan yang diterima, tapi beliau juga pemimpin berani yang diterima berbagai kelompok masyarakat. Dia melayani semua"

Uu Rukmana
Wakil Ketua DPRD dari Partai Golkar
"Sebelumnya Spanyol telah menjadi juara Piala Dunia, Piala Eropa dan sekarang Spanyol kembali mengulanginya dengan menjadi juara Piala Eropa. Bisa jadi kemungkinan Pak Gubernur dapat kembali incumbent. Mudah-mudahan Pak Gubernur (Ahmad Heryawan) terus cinta ke organisasi kesundaan. Saat ini beliau kelihatan banget Sundanya"


Henidar Amroe
Artis Sinetron Para Pencari Tuhan
"Deddy Mizwar yang saya kenal: taat beribadah, suami atau kepala rumah tangga yang berakhlak baik. Bahkan, beliau layak menjadi pemimpin kelas nasional."

Yana Turangga
Penyandang Cacat dari Cikoneng
"Saya sangat mencintai Kang Aher dan Teh Netty. Jujur saja, saya lihat figur Kang Aher lebih dari pemimpin lain yang saya kenal, yang kalau sudah punya jabatan rata-rata lupa (pada masyarakat). Apalagi dengan kami yang dari SLB"

Zaskia Adya Mecca
Artis Sinetron, Bintang Film
"Saya percaya apa yang beliau ucapkan. Saya mendukung dan beliau akan menjadi pemimpin yang ideal dan tepat di posisi itu."

Zaenal Abidin
Direktur PT Baju Indah Indonesia (Sukabumi)
"Iklim investasi di Jabar sangat baik. Kenyamanan berbisnis sehat. Karenanya dalam lima tahun, kami bertumbuh. Sekarang karyawan mencapai 12 ribu orang "

Ranu Cakranegara
Karyawan Tinggal di Bekasi
"Kang Aher gubernur sarat prestasi. Santri yang taat. Deddy Mizwar Aktor segudang prestasi. Jenderal yang religius. Hidup Aher-Deddy Mizwar!"


*dikutip dari berbagai sumber dan dari aherdeddymizwar.com