Tampilkan postingan dengan label kpu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kpu. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Juli 2013

Nur Mahmudi - Kyai Idris Tetap Pimpin Depok


Jakarta - Meski hasil pemilukada dibatalkan dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok mengeluarkan surat pencabutan Surat Keputusan (SK) KPU No 23/kpts/R/KPU-Kota-001.329181/2010 tentang Penetapan Hasil Penghitungan Suara Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Tahun 2010. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menyatakan tidak akan membatalkan legalitas Nur Mahmudi-Idris Abdul Shomad sebagai pasangan wali kota dan wakil wali kota.

“Tidak akan kembali ke nol lagi, tak akan mundur ke belakang,” kata Gamawan ketika ditemui seusai rapat paripurna di komplek parlemen Senayan, Selasa (2/7/13). 

Dia memastikan tidak akan ada pemilihan ulang atau penggantian pasangan Nur Mahmudi-Idris Abdul Somad dengan calon yang memperoleh suara terbanyak nomor dua. Dia beralasan, pasangan ini sudah menjalankan tugasnya selama dua tahun.

Menurut Gamawan, saat ini pemerintah pusat sedang mencari solusi yang terbaik. Dia menuturkan keputusan ini juga dalam proses pelaksanaannya.

KPU juga mencabut SK No 24/kpts/R/KPU-Kota-011.329181/2010 tentang Penetapan Pasangan Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Depok periode 2011-2016. Artinya, ada perubahan jumlah pasangan calon dari empat pasangan calon menjadi tiga pasangan calon. Dengan begitu, pasangan Yuyun-Pradi dicoret dari keikutsertaan Pemilukada Depok 2010 karena adanya dukungan ganda Partai Hanura.

Setelah dikeluarkannya SK tersebut tertanggal 21 Juni 2013 oleh KPU, maka Wali Kota-Wakil Wali Kota Depok Nur Mahmudi-Idris Abdul Shomad dianggap ilegal di mata KPU.

Karena itu, DPRD Kota Depok meminta Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi segera mengeksekusi putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 14K/TUN/2012 yang membatalkan pengangkatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail-Idris Abdul Somad. Permintaan itulah yang tadi ditolak Mendagri Gamawan.

Senin, 08 April 2013

KPU Depok Sosialisasikan Pemilu 2014 Dengan Jalan Santai



Depok - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Depok lakukan  jalan santai dikuti oleh seluruh PPS dan PPK se-Kota Depok dalam rangka Sosialisasi Pemilu Legeslati (Pileg) 2014.

Kegiatan itu dibuka oleh Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail di halaman kantor Kecamatan Pancoran Mas, Minggu (07 /04/2013).

Dalam sambutannya Wali Kota Depok mengucapkan selamat bekerja kepada  KPUD serta jajarannya sampai tingkat PPK dan PPS.

Dia juga berpesan KPUD haruslah bekerja dengan baik junjunglah sikap Jurdil yaitu Jujur dan Adil agar Pemilu di Kota Depok aman dan Sukses.

Menurut Ketua KPUD Kota Depok Salamun mengatakan kegiatan jalan santai ini bagian dari agenda sosialisasi KPU untuk menghadapi pemilihan legislatif dan pemilihan presiden yang akan dilakukan pada tahun 2014 nanti.

“Selain silahturahim kepada PPS dan PPK se-Kota Depok, kegiatan jalan santai ini bagian dari agenda sosialisasi KPU untuk menghadapi pemilihan legislatif dan pemilihan presiden yang akan dilakukan pada tahun 2014 nanti”, katanya.

Gerak jalan santai ini dihadiri Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail dan beberapa Partai Politik dari 12 Parpol yang diundang serta seluruh PPS dan PPK sekota Depok.

Jumat, 27 Juli 2012

PKS Sosialisasikan Warga Menjadi Anggota PPK dan PPS


PKS Tapos, Depok - Warga kota Depok bersiap-siap menyongsong perhelatan pesta demokrasi akbar, yaitu Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2013 yang rencananya dilaksanakan bulan Februari 2013.
Guna melancarkan tahapan Pilgub Jabar tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Depok mulai mencari mitra kerjanya di 11 wilayah kecamatan, yaitu Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).
“Ya, kami sedang mencari para anggota PPK dan PPS untuk perhelatan Pilgub Jabar. Pengumuman penerimaan anggota PPK dan PPS telah diumumkan sejak tanggal 24 Juli, melalui kantor kecamatan maupun kelurahan maupun media massa,” kata Salamun , anggota KPUD kota Depok kepada pers.
Untuk pengambilan dan penyerahan formulir pendaftaran dilakukan di Sekretariat KPU Depok, Jl Kartini No 19, Depok, pada tanggal 27 Juli hingga 31 Juli 2012. Lembaran pengumumannya sendiri sudah ditempel di papan informasi tiap kelurahan. Dalam pengumuman penerimaan PPS kali ini, ada tambahan satu persyaratan yaitu calon anggota PPS harus melampirkan surat rekomendasi dari pihak kelurahan dan LPM.
PKS Tapos, setelah menerima informasi tersebut, tadi malam (26 Juli 2012) ba`da waktu shalat tarawih langsung mengumpulkan para ketua ranting (Dpra) se- Tapos di sekretariat DPC. Tim Pemenangan Pilgub Jabar 2013 yang di antaranya Eko Kusdiatoro, Ust Zainal memimpin pertemuan tersebut. Para ketua Dpra diinstruksikan ikut aktif mensosialisasikan dan menjaring warga masyarakat untuk menjadi anggota PPK dan PPS. (shl)

*admin


Senin, 25 Juni 2012

Kampanye Pertama Cagub DKI Dimulai


PKSTapos, Jakarta - Massa kampanye pemilihan gubernur DKI Jakarta dimulai hari ini. Enam calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta akan mengawali kampanye mereka di hadapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta. Pemaparan visi dan misi itu akan dilakukan saat Sidang Istimewa DPRD DKI, pada pukul 09.30 WIB, Minggu, 24 Juni 2012.

Seperti yang diberitakan vivanews.com , Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Kampanye KPU DKI Jakarta, Suhartono, mengatakan, pemaparan visi dan misi juga akan dilakukan para cagub malam harinya saat debat kandidat yang digelar di Grand Ball Room Hotel Grand Melia Jalan HR Rasuna Said, dan akan disiarkan langsung oleh tvOne.

Rangkaian kampanye diawali dengan deklarasi kampanye anti politik uang yang dilakukan oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI bersama Indonesia Corruption Watch (ICW), Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), dan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) pukul 08.00 hingga 08.30 WIB, di Bundaran Hotel Indonesia.

Berikut ini adalah jadwal kampanye enam pasangan calon gubernur DKI Jakarta pada Pemilukada DKI 2012:

24 Juni 2012: Penyampaian visi dan misi pada saat Paripurna di DPRD DKI Jakarta (siang).

24 Juni 2012: Debat publik di salah satu media elektronik (malam).

25-29 Juni dan 2 Juli 2012: Kampanye pasangan calon di enam wilayah administrasi dilakukan secara bergantian tiap harinya.

3-6 Juli: Kampanye berdasarkan zona.

Berikut pembagian jadwal kampanye enam pasangan calon Gubernur di enam wilayah administrasi :

1. Pasangan Nomor Urut 1, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli

Kepulauan Seribu: 25 Juni 2012.
Jakarta Utara: 2 Juli 2012.
Jakarta Pusat: 29 Juni 2012.
Jakarta Barat: 28 Juni 2012.
Jakarta Selatan: 27 Juni 2012
Jakarta Timur: 26 Juni 2012.

2. Pasangan nomor urut 2, Hendardji Soepandji-Ahmad Riza Patria

Kepulauan Seribu: 26 Juni 2012.
Jakarta Utara: 25 Juni 2012.
Jakarta Pusat: 2 Juli 2012.
Jakarta Barat: 29 Juni 2012.
Jakarta Selatan: 28 Juni 2012
Jakarta Timur: 27 Juni 2012.

3. Pasangan Nomor Urut 3, Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama

Kepulauan Seribu: 27 Juni 2012.
Jakarta Utara: 26 Juni 2012.
Jakarta Pusat: 25 Juni 2012.
Jakarta Barat: 2 Juli 2012.
Jakarta Selatan: 29 Juni 2012
Jakarta Timur: 28 Juni 2012.

4. Pasangan Nomor Urut 4, Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini

Kepulauan Seribu: 28 Juni 2012.
Jakarta Utara: 27 Juni 2012.
Jakarta Pusat: 26 Juni 2012.
Jakarta Barat: 25 Juni 2012.
Jakarta Selatan: 2 Juli 2012
Jakarta Timur: 29 Juni 2012.

5. Pasangan Nomor Urut 5 yakni Faisal Basri-Biem Benyamin

Kepulauan Seribu: 29 Juni 2012.
Jakarta Utara: 28 Juni 2012.
Jakarta Pusat: 27 Juni 2012.
Jakarta Barat: 26 Juni 2012.
Jakarta Selatan: 25 Juni 2012
Jakarta Timur: 2 Juli 2012.

6. Pasangan Nomor Urut 6, Alex Noerdin-Nono Sampono

Kepulauan Seribu: 2 Juli 2012.
Jakarta Utara: 29 Juni 2012.
Jakarta Pusat: 28 Juni 2012.
Jakarta Barat: 27 Juni 2012.
Jakarta Selatan: 26 Juni 2012
Jakarta Timur: 25 Juni 2012.

Berikut jadwal kampanye berdasarkan zona:

1. Zona A

- 3 Juli 2012 untuk kampanye pasangan Nomor Urut 1, 2 dan 3.
- 4 Juli 2012 untuk kampanye pasangan Nomor Urut 4, 5 dan 6.
- 5 Juli 2012 untuk kampanye pasangan Nomor Urut 1, 2 dan 3.
- 6 Juli 2012 untuk kampanye Nomor Urut 4, 5 dan 6.

2. Zona B

- 3 Juli 2012 untuk kampanye pasangan Nomor Urut 4, 5 dan 6.
- 4 Juli 2012 untuk kampanye pasangan Nomor Urut 1, 2 dan 3.
- 5 Juli 2012 untuk kampanye pasangan Nomor Urut 4, 5 dan 6.
- 6 Juli 2012 untuk kampanye Nomor Urut 1, 2 dan 3.