Kamis, 31 Oktober 2013

ODNR Antarkan Walikota Depok sebagai Walikota Teladan

 
Program One Day No Rice (ODNR) yang dicanangkan Pemerintah Kota Depok mengantarkan Nur Mahmudi Isma’il mendapatkan penghargaan sebagai Walikota Teladan dalam Gerakan Diversifikasi Pangan Tahun 2013. Rencananya penghargaan tersebut akan diberikan secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia dalam acara puncak peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) XXXIII yang akan dilaksanakan Kamis (31/10/2013) hari ini di Kota Padang, Sumatera Barat.
 
“Kami di Depok selalu berupaya merubah mind set masyarakat untuk mengurangi konsumsi beras dan kembali mencintai pangan lokal. Mind set yang ditanamkan adalah agar masyarakat menjadi konsumen yang cerdas untuk pilih makanan yang beragam, bergizi, berimbang dan sehat,” ujar Nur.
Langkah merubah mind set masyarakat ini dilakukan antara lain dengan bekerja sama dengan beberapa institusi seperti PT. PLN (Persero) Depok, Kodim 0508 Depok, PT. Medifarma untuk menerapkan program ODNR. Selain itu beberapa rumah makan di Depok seperti Mang Kabayan, Bebek Tik Tok, Rumah Makan Betawi H.Thohir juga sudah berkontribusi dengan menyajikan menu ODNR.

Tidak hanya di wilayah Depok, program ODNR juga disosialisasikan oleh Nur Mahmudi dengan menjadi narasumber di seluruh wilayah Indonesia, seperti yang dilakukan Kemenko Perekonomian dan Kementrian Pertanian dalam beragam event yang membahas tema sentral ketahanan pangan nasional.

“Saya harap perubahan mind set ini harus terus dilakukan melalui berbagai media, bahkan menjadi kurikulum pendidikan. Selain agar masyarakat lebih paham, namun juga agar pengusaha restoran lebih bisa memakai bahan lokal untuk bahan makanannya,” harap orang nomor satu Depok ini.

Selain Walikota Depok, ada empat kepala daerah lainnya yang akan mendapat penghargaan tersebut, yaitu Walikota Payakumbuh, Walikota Kendari, Bupati Wonogiri, dan Bupati Maluku Tenggara. Penghargaan ini diberikan berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 4815/Kpts/OT.160/10/2013 tgl 25 Oktober tentang Penerima Gerakan Diversivikasi Pangan dalam rangka Hari Pangan Sedunia XXXIII tahun 2013.


Mengambil Hikmah Buku 120 Jam Bersama Nur Mahmudi Isma`il

 

Depok - Buku berjudul 120 Jam bersama Nur Mahmudi Ismail birokrat yang merakyat ini penting untuk dibaca sebagai khazanah pemimpin-pemimpin Indonesia yang tidak sekedar  memimpin dalam artian sebuah kekuasaan.

Namun kesan yang bisa diambil dari buku ini adalah sebuah keteladanan dari sikap seorang Walikota yang mampu berintraksi dari beragam golongan dengan santun dan menghargai orang lain sebagai rekan bicara.
Ungkapan itu disampaikan Lurah Tugu Suryana yusup dalam Rapat Koordinasi LPM kelurahan Tugu bersama RW sekelurahan Tugu.

“Himbauan kami agar RT, RW, dan LPM bisa mensosialisaskan buku ini kepada masyarakat Tugu tentang sosok Nur Mahmudi Ismail, karena sosok beliau sudah merambah ketingkat nasional, setiap minggu beliau diundang beberapa daerah untuk menjadi pembicara dalam hal baik ODNR, ODNC, dan lainnya,” himbau Lurah Tugu ini kepada para RT, RW, dan LPM sekelurahan Tugu Minggu (27/10/13).

Menurutnya, masyarakat bisa mengetahui dan mempelajari dari sosok Walikota Depok ini baik dari sisi berbagai kelebihan maupun kekurangannya.

“Silahkan masyarakat Tugu membeli buku tersebut karena beliau juga tinggal di kelurahan Tugu agar bisa mengambil hikmahnya baik dari berbagai kelebihan maupun kekurangannya,” tutupnya.

Jumat, 25 Oktober 2013

Sister Province Jabar-Istanbul Tingkatkan Kerjasama


ISTANBUL, TURKI - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pada hari pertama kunjungan kerjanya ke Turki, Kamis, 24 Oktober 2013, bertemu dengan Gubernur Istanbul Huseying Avni Mutlu.

Heryawan diterima di Kantor Gubernur Istanbul sekitar pukul 15:00 atau pukul 19:00 WIB.

Pertemuan diawali dengan perkenalan. Gubernur Heryawan memperkenalkan anggota delegasi yang dipimpinnya.

Selanjutnya Heryawan mengutarakan, hubungan baik Indonesia-Turki yang terbina sejak 1950 hingga kini terjaga dan terus meningkat. Selain ekonomi, kerjasama sosial-budaya juga berlangsung baik.

"Kami juga memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas partisipasi Turki dalam membantu saudara kami di Aceh pada tahun 2004 lalu, yang dilanda bencana tsunami," ujar Heryawan.

Gubernur Heryawan menegaskan, atas sejarah hubungan baik itulah, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) mengambil inisiatif untuk lebih meningkatkan hubungan kerjasama tersebut. Setidaknya, kata Heryawan, kerjasama antara Jawa Barat dengan Provinsi Istanbul.

Gubernur Istanbul menyambut baik inisitif yang diupayakan sejabatnya dari Jawa Barat.

Atas kesepahaman tersebut, Heryawan maupun Mutlu sepakat menjadikan Jawa Barat dengan Istanbul sebagai "Sister Province". Dalam lingkup ini, kerjasama berbagai bidang akan lebih terarah dan maksimal. Khususnya, sektor ekonomi-perdagangan, pendidikan, pariwisata, dan penembangan energi ramah lingkungan.