Jumat, 10 Agustus 2012
Aher: Prioritaskan Keamanan Pemudik Sepeda Motor
PKS Tapos, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengimbau jajaran Polda Jawa Barat untuk memberikan prioritas pengamanan terhadap pemudik bersepeda motor di jalur Pantura dan selatan Jabar untuk meminimalisasi tingkat kecelakaan lalu lintas.
“Sekitar 76 persen kecelakaan lalu lintas melibatkan pengendara sepeda motor, sehingga sudah semestinya pemudik bersepeda motor mendapatkan pengamanan dan pengawalan khusus dan terus memberikan imbauan kepada mereka,”katanya di sela-sela Apel Siaga Operasi Ketupat Lodaya 2012 di Lapangan Gasibu Kota Bandung, Jumat(10/8/2012).
Menurut Gubernur, Jabar memiliki sejumlah titik rawan kecelakaan di jalur mudik maupun di sejumlah jalur alternatif dan meminta lokasi tersebut mendapat penempatan personel.
“Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya lokasi itu selalu terjadi kecelakaan berulang,”kata Gubernur.
Selain itu, orang nomor satu di Jabar itu juga mengimbau masyarakat untuk melakukan prosesi mudik lebaran dengan aman, tertib dan tetap memperhitungkan keselamatan.
"Kendaraan sepeda motor memang terjangkau dan mudik dengan kendaraan itu lebih murah, namun harus dilakukan dengan aman. Saya anjurkan mudik menggunakan angkutan umum atau KA, itu lebih aman. Kalau memungkinkan gunakan fasilitas mudik bareng,”kata Heryawan.
*inilahjabar.com
PKS Gelar Sejuta Jilbab untuk Papua
SORONG - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Papua Barat menggelar acara bertajuk "PKS Berbagi" berupa mengumpulkan sumbangan sejuta jilbab untuk Papua.
Bendahara Umum DPW PKS Papua Barat, Hasanuddin M Noor kepada Radar Sorong (JPNN Grup) mengatakan bahwa sejuta jilbab untuk Papua merupakan upaya membantu muslimah di Papua dan Papua Barat.
"Ini akan terus berlangsung, tidak hanya di Sorong saja, tapi di Papua dan Papua Barat secara keseluruhan," kata Hasanuddin di SDIT Al-Izzah Sorong, Kamis (9/8).
Selain penggalangan bantuan sejuta jilbab untuk Papua, PKS juga meluncurkan program air bersih untuk masyarakat dan pelatihan tehadap berbagai lembaga sosial.
"Pelatihan lembaga sosial ini dilakukan supaya mereka (Lembaga Sosial, Red) memiliki manajemen yang baik sampai ke pelaporan mereka. Dan tujuan kami, supaya mereka bisa lebih baik," pungkasnya.
*jpnn.com
Langganan:
Postingan (Atom)