Senin, 18 Maret 2013

Ke Depok, Aher Kunjungi Kediaman Hasyim Muzadi


Aher-Muzadi

Gubernur Jawa Barat Jawa Barat Ahmad Heryawan kembali mengunjungi mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi di kediamannya di Depok, Jabar, Sabtu (16/3). Kediaman kiai kharismatik ini berada dalam lingkungan Pondok Pesantren Al-Hikam di Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji.

Gubernur yang disapa akrab Aher ini mengawali silaturahimnya dengan menunaikan salat maghrib berjamaah di masjid cukup megah, juga di lingkungan pesantren. Usai salat, keduanya terlibat obrolan santai di ruang tengah kediaman Muzadi, sekitar 45 menit.

Usai silaturahim, Aher kepada wartawan menjelaskan, pertemuannya dengan Muzadi sebagai kunjungan biasa. Pertemuan terakhir mereka berlangsung di tempat yang sama beberapa bulan lalu, sebelum puncak Pilgub Jabar pada 24 Februari.

“Sebelum Pilgub, saya bertemu beliau memohon doa agar pesta demokrasi Jabar berlangsung aman, lancar, dan damai. Kita semua bersyukur, Pilgub Jabar rampung tanpa masalah berarti. Saya tentu perlu mengucapkan terimakasih,” jelas Aher menjawab wartawan mengenai latarbelakang kunjungannya.

Ditambahkan, obrolan santai berlanjut menjadi diskusi hangat. Temanya, masih ungkap Gubernur Heryawan, mengenai situasi terkini Indonesia. Muzadi bercerita banyak tentang kondisi mutakhir Indonesia, yang disimak cermat Aher.

Aher menyatakan, pengalaman panjang dan pemikiran Muzadi sebagai tokoh bangsa patut didengar dan menjadi acuan para pemimpin muda. Dengan demikian, kalangan muda dapat mengambil sikap dan tindakan tepat dalam menyelesaikan persoalan sosial-kemasyarakatan, dan politik khususnya.

“Saya banyak memetik ilmu tentang bagaimana seharusnya bersikap sebagai negarawan. Saya diingatkan bagaimana sebaiknya kepemimpinan. Saya juga diminta agar berdiri dan berjuang untuk seluruh kelompok masyarakat, tanpa kecuali,” ujar Aher lagi.

Sementara itu, tokoh NU Muzadi menyambut baik kerendahan hati Gubernur Ahmad Heryawan yang senantiasa menjalin komunikasi dengan sesepuh bangsa.

“Silaturahmi seperti ini harus terus dilakukan oleh siapapun pemimpin muda sekarang. Ini contoh baik,” tandas KH Hasyim Muzadi.