Tampilkan postingan dengan label pilgub. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pilgub. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 April 2013

Aher - Deddy Mizwar Siap Dilantik

suara-republika-gugatan-rieke-teten-tolak-mk
Rieke Pitaloka dan Teten Masduki (Foto: rieketeten.co)

JAKARTA – Gugatan pasangan cagub Rieke Diah Pitaloka – Teten Masduki ke Mahkamah Konstitusi (MK) gagal total. MK menolak seluruh gugatan yang diajukan pasangan Rieke – Teten terhadap perolehan suara hasil Pemilukada Jawa Barat 2013.

Hasilnya, secara hukum, pasangan Ahmad Heryawan-Deddi Mizwar ditetapkan sah sebagai pemenang dalam pilkada Jabar dengan perolehan suara 6.515.313 (32,6 %). Perselisihan pun sudah diputus dan pasangan Aher-Deddy itu siap dilantik.

Mengenai gugatan pasangan Rieke-Teten yang diajukan ke MK, Ketua Majlis Hakim, Achmad Sodiki menolak dengan tegas. 

”Permohonan pemohon tidak dapat diterima,” kata Hakim Achmad Sodiki saat di persidangan di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (1/4/2013).

MK menolak permohonan Rieke-Teten untuk seluruhnya, dan menyatakan tidak ada bukti yang meyakinkan bahwa telah terjadi pelanggaran-pelanggaran yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif yang secara signifikan dapat mempengaruhi peringkat perolehan suara masing-masing pasangan calon dalam Pemilukada Jawa Barat.

Seperti diketahui sebelumnya, pasangan Rieke -Teten menggugat hasil pemilihan Gubernur Jawa Barat ke MK. Pasangan Rieke-Teten menduga pemilihan Gubernur Jawa Barat penuh dengan kecurangan, dan hasil rekapitulasi tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Kuasa Hukum Rieke – Teten, Arteria Dahlan menilai, pasangan Aher – Deddy telah melakukan pelanggaran dengan menggunakan program pemerintah untuk berkampanye. Oleh karena itu, Rieke – Teten memohon kepada MK untuk mendiskualifikasi pasangan Aher-Deddy dan menyatakan pasangan Rieke-Teten sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, atau meminta pemungutan suara ulang dengan mendiskualifikasi pasangan Aher-Deddy.

Selain itu, pasangan Rieke -Teten juga menuding adanyanya penyebaran tabloid kabar dan spanduk pada masa tenang yang dilakukan pasangan Aher-Deddy.

Total semua gugatan yang didaftarkan ke MK atas nama pasangan Rieke – Teten ada 161 halaman permohonan keberatan dari 12 bundel dokumen, dari 515 dokumen bukti.

Namun, fakta berkata lain. Hakim MK Muhammad Alim, menyebutkan Pemohon (Rieke -Teten) tidak cukup untuk membuktikan bahwa pasangan tergugat yaitu Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar melakukan kecurangan seperti yang dituduhkan.

“Tidak dapat dibuktikan secara signifikan, Mahkamah mempertimbangkan bahwa dalil permohon tidak terbukti,” kata hakim Muhammad Alim di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (1/4/2013).

Menurut hakim Akil Mochtar, MK tidak menemukan fakta terhadap tuduhan adanya spanduk di masa tenang. Dengan demikian, dalil semata tidak cukup menurut hukum.

Dalam hal ini, hakim Akil Mochtar menyebutkan bahwa MK sulit menemukan siapa pelaku kecurangan terhadap pilkada. Menurutnya, hal tersebut bukan wewenang MK untuk mengadilinya.
 
 

Selasa, 26 Maret 2013

Deddy Mizwar Ultimatum Saksi Palsu Kubu Paten

Headline
Deddy Mizwar - inilah.com

Bandung - Tim investigasi pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar di Pilgub Jabar menemukan kesaksian palsu kubu Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki (Paten) pada persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK). Deddy Mizwar pun memberikan kesempatan kepada para saksi palsu agar meminta maaf dan mencabut kesaksian.

“Mereka yang bersaksi juga warga Jabar, kami menyayangi mereka. Untuk itu,kita tidak langsung melapor ke kepolisian, kita beri kesempatan meminta maaf dan mencabut kesaksian dalam waktu dua hari ke depan,” kata Deddy Mizwar di Jakarta, Senin (25/3/2013).

Seandainya dalam waktu yang diberikan itu para saksi yang membuat keterangan palsu tidak meminta maaf dan mencabut kesaksian, tim pengacara Aher-Demiz akan melaporkannya ke kepolisian. 
 
“Ya,terpaksa kita lapor polisi. Kita sebagai warga negara berkewajiban untuk melapor,” tambah Sadar Muslihat, Tim Advokasi Aher-Deddy Mizwar.

Deddy mengaku tim investigasi dan advokasi memiliki bukti data dan fakta yang kuat secara hukum untuk mengungkap para saksi palsu.Salah satunya mengenai keterangan Asep Suryana, seorang saksi Paten yang mengaku warga Sumedang.

Pada kesaksiannya di hari Rabu (20/3/2013), Asep menjelaskan bahwa pada Minggu tanggal 27 Januari 2013 pukul 10.00 WIB melihat Aher dan Deddy Mizwar berada di Jatinangor bersama beberapa PNS yang memakai atribut kampanye. 
 
“Itu jelas ngarang dan mengada-ada,” tandas Sadar.

Pada tanggal tersebut, jelas Sadar, Ahmad Heryawan ada di Bandung kemudian ke Depok. 
 
“Pagi pengajian dan menjadi saksi nikah ajudan di Bandung, siang di Depok. Bukti berupa foto, video, dan kliping berita koran kami ada,” papar Sadar.

Sedangkan Deddy Mizwar pada hari itu seharian berkegiatan di Bogor. 
 
“Saya berangkat dari rumah di Bekasi sekitar pukul8 pagi, pukul10 sudah ada di pasar di Bogor, kemudian ke beberapa acara lainnya sampai pukul23.00 saya di Bogor. Bisa dicek kok ada foto, video, dan kliping berita juga,” jelas Deddy.

Keterangan palsu lainnya adalah dari salah seorang saksi di Bekasi. Saksi itu membuat tokoh imaginer (fiktif) yang membagi-bagikan sesuatu kepada calon pemilih. Selain itu, jelas Sadar, ada juga istri anggota DPRD Bogor yang menyembunyikan identitas saat ditanya hakim.

Istri anggota DPRD dari PDIP ini mengaku warga biasa dan menerima selebaran bahwa Rieke Diah Pitaloka adalah anak PKI pada saat hari pemilihan. 
 
"Karena surat itulah kami jadi tidak memilih nomor 5," kata saksi waktu itu.

Sadar melihat bahwa saksi telah menyembunyikan identitasnya sebagai istri anggota DPRD dari PDIP. 
 
"Bagaimana mungkin dia keluarga partai bisa berubah tidak memilih," jelas Sadar.

“Tim investigasi kami di semua kabupaten-kota bergerak memverifikasi keterangan para saksi kubu Paten, hasilnya beberapa memberikan keterangan palsu. Ada kemungkinan bertambah karena tim investigasi sekarang masih bekerja,” kata Sadar. 
 

Senin, 25 Maret 2013

Pilgub Malut, Anis Matta Hadiri Deklarasi Abdul Ghani Kasuba - M.Nasir Thaib

Presiden PKS Anis Matta
Presiden PKS Anis Matta
TERNATE - Tak kurang dari 10 ribu warga Maluku Utara akan menghadiri acara deklarasi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Abdul Ghani Kasuba (AGK)-Muhammad Nasir Thaib (Manthab).

Acara deklarasi sendiri digelar di Open Space Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Minggu (24/3/2013).

Presiden PKS Anis Matta dan seluruh jajaran DPP PKS yang berjumlah 20 orang akan hadir dalam deklarasi tersebut. Anis Matta yang seringkali dijuluki 'Soekarno Muda', juga akan memberikan orasi kemenangan bagi pasangan dengan slogan 'Slogan AGK-Manthab Selalu Di Hati' ini.

Selain jajaran pengurus pusat PKS, ribuan massa diperkirakan akan menghadiri deklarasi ini. Mereka berasal dari berbagai daerah di Maluku Utara, seperti Ternate, Tidore, Halmahera Selatan, Morotai, Oba, Sofifi, Halmahera Barat. Pengurus dan massa dari lima parpol lainnya juga akan ikut hadir, seperti dari Republikan, PDK, PKB, PKPI dan PKRN.

Pasangan AGK-Manthab telah mendaftar sebagai peserta pilgub Malut ke KPUD pada Jumat, 22 Maret lalu. Pasangan ini menjadi peserta pertama yang mendaftar. Pasangan lain yang kemungkinan juga akan ikut bertarung dalam pilgub Malut adalah Muhajir Albar-Syahrin Hamid yang didukung PBB dan PAN, dan Syamsir-Beni Laos yang didukung Golkar dan sejumlah parpol non kursi.

Sebagai partai pemenang pemilu di urutan ke-4 pada pemilu 2009, PKS meyakini incumbent yang diusungnya bersama 5 parpol lain dapat kembali meraih kemenangan.

Abdul Gani Kasuba merupakan PJ Bupati Halmahera Timur. AGK juga mengalir dalam dirinya darah pejuang, keturunan Sultan Nuku, Sultan Tidore yang bergelar Sayyidul Jihad yang berhasil mengusir Belanda tahun 1500-an. Apalagi berdasarkan survei, pasangan AGK-Manthab selalu konstan dengan perolehan suara sekira 42 persen. 

Pilgub Jateng, PKS Terjunkan Langsung Kader ke Masyarakat

Bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jateng dalam Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Jawa Tengah 2013, Hadi Prabowo (kiri) dan Don Murdono (kanan)

UNGARAN - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merasa pendekatan langsung kepada masyarakat jauh lebih efektif ketimbang menggelar kampanye terbuka. Untuk itu PKS Jawa Tengah menurunkan sekitar 50 ribu kader ke seluruh pelosok untuk menyosialisasikan pasangan cagub dan cawagub Hadi Prabowo-Don Murdono.

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu-Pemilukada (BP3) DPW PKS Jawa Tengah, Hadi Santoso mangatakan, cara ini lebih efektif. Karena kader-kader yang diterjunkan bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat. 

"Kita ini orang Jawa, kalau kita mau bersilaturrahmi langsung, mereka akan merasa dihargai," ujarnya.

PKS merasa yakin mampu mengulang kesuksesan di pilkada pilkada Jawa Barat dan Sumatera Utara. Meski pun kondisi Jateng berbeda dengan dua daerah tersebut. Caranya, dengan mengandalkan prinsip kerja sama kader dan simpatisan. 

"Akan kita buktikan, apakah struktur yang selama ini kita bina membuahkan hasil," ucap Presiden PKS Anis Matta, beberapa saat lalu.

Jumat, 22 Maret 2013

Kang Aher Enjoy Hadapi Gugatan Rieke.


 
Bandung - Sidang gugatan PDIP atas Pilgub Jabar ke Mahkamah Konstitusi (MK)  berjalan sejak senin (18/3). Ahmad Heryawan yang merupakan pemenang Pilgub menanggapi hal itu dengan santai. Seperti dikutip dari Detik Bandung, beliau menghadapinya dengan tenang, optimis dan enjoy.

"Dari dulu juga tenang, optimistis, enjoy aja," kata Aher di Kampus UIN Sunan Gunung Djati, Jalan AH Nasution, Selasa (19/3/2013).

Sikap tenang menurutnya sudah ada sejak dulu. Bahkan saat masa kampanye, ia mendapat serangan. 

"Dari dulu kan dijelekin, di-black campaign. Pokoknya tetap tenang dan optimistis," ucapnya.

Saat ini, Aher mengaku tetap fokus menyelesaikan akhir masa jabatannya sebelum kembali dilantik menjadi gubernur untuk periode kedua. Meski begitu, ia tetap memantau perkembangan gugatan ke MK.

"Saya koordinasi jalan terus dengan kuasa hukum," tutur Aher.

Beberapa hari lalu tepatnya hari Selasa (19/3)  sebanyak 20 saksi dari tim Rieke-Teten membeberkan kecurangan yang mereka temukan selama Pilgub di MK sebanyak 20 saksi.


Senin, 18 Maret 2013

Gugat Aher, Rieke Ajukan 1.500 Saksi | Ketua Majelis Hakim MK: Terlalu Banyak!

Rieke Diah Pitaloka 
Rieke Diah Pitaloka (Darmawan (Depok))


Kubu Rieke Dyah Pitaloka - Teten Masduki akan mengajukan 1.500 saksi dalam sidang sengketa hasil Pilkada Jawa Barat di Mahkamah Konstitusi. Para saksi akan dihadirkan dalam persidangan besok, Selasa, 19 Maret 2013.

"Kami akan ajukan 1.500 saksi," ujar kuasa hukum pemohon, Arteria Dahlan dalam pemeriksaan pendahuluan di gedung Mahkamah Konstitusi, Senin, 18 Maret 2013.

Arteria menegaskan bahwa pasangan nomor urut 4, Ahmad Heryawan - Deddy Mizwar tidak layak  mengikuti Pemilukada Jawa Barat pada 24 Februari 2013 kemarin.

"Pasangan Aher ini tidak layak ikut jadi peserta pemilu atau pemenang pemilu satu putaran," ungkap dia.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Majelis Hakim, Akil Mochtar, mengatakan saksi yang diajukan Rieke - Teten terlalu banyak. Padahal untuk perkara Pemilukada, kata Akil, harus diselesaikan dalam waktu 14 hari.

"Yang penting kualitas saksi yang Anda hadirkan, bukan kuantitasnya. Untuk persidangan besok, silahkan pihak pemohon mengajukan 20 saksi," ujar Akil.

Rieke-Teten menggugat surat keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat tentang penetapan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tiap-tiap pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur oleh KPU tanggal 4 Maret 2013.

Kuasa hukum Rieke, Arteria Dahlan, mengungkapkan banyak warga Jawa Barat yang tidak dapat menggunakan hak pilihnya. Selain itu, ada penggelembungan Daftar Pemilih Tetap (DPT). 

Mereka juga mempermasalahkan jadwal Pemilukada Jawa Barat. Pada hari pencoblosan, warga Jawa Barat tidak diliburkan. Pemohon juga menuding pasangan incumbent nomor urut 4, Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar telah melakukan politik uang atau money politics di beberapa kabupaten/kota di Jawa Barat. Tak hanya itu, pemohon juga menemukan selebaran gelap yang isinya menjelek-jelekkan Rieke-Teten.

Atas sidang ini, kubu Aher menanggapi dingin. Menurut kuasa hukum Aher, Andi M Asrun, saksi 1500 hanya retorika saja. Sidang tersebut dihadiri 200-an orang pendukung kedua belah pihak.

"Saksi 1500 retorika saja. Omong kosong. Kalau laporannya hanya terjadi di sini, di situ, semua sangat umum. Terlalu gegabah. Agak sulit mengejar buktinya. Saya melihat permohonan ini hanya retorika, omong kosong," kata Andi usai sidang.

PKS Bidik Kemenangan di Basis Merah

Anis Matta diapit HP-Don (foto: web pkssumut.or.id  )

SEMARANG -  Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bertekad memenangi Pilgub Jateng 2013 guna melengkapi kesuksesan di Jabar dan Sumut. Keyakinan ini disampaikan Presiden PKS di hadapan 3.500 kader partai di Ballroom Hotel Horison Semarang, Minggu (17/3).

Target kemenangan di Jateng ini sekaligus akan menghapus mitos provinsi yang selama ini dikuasai basis merah atau PDIP.  Anis Matta menegaskan, kader PKS harus bisa membuat politik di mana pun menjadi sebuah permainan yang menyenangkan.

”Politik yang dipersepsikan seram harus bisa dibuat menjadi permainan orang dewasa nan menyenangkan, Jateng bisa dibuat demikian. Banyak mitos politik, bahwa partai Islam tidak bisa memimpin negeri, Jateng dianggap basis merah, maka mitos itu harus dibongkar,” tegasnya.

Pihaknya juga meminta kadernya tidak mempersoalkan calon gubernur yang bukan berasal dari kader internal partai. Justru, dia menilai komposisi calon dan partai pengusung di Jateng sangat menarik dan unik. Karenanya, dia optimistis akan memenangkan pilgub.

Sementara itu, enam partai koalisi pengusung bakal pasangan calon gubernur (cagub) Hadi Prabowo- Don Murdono (HP-Don) bertekad menang dalam Pilgub Jateng pada 26 Mei. Semangat itu dikobarkan dalam Deklarasi Pasangan Cagub Hadi Prabowo-Don Murdono di GOR Indoor Jatidiri Karangrejo, Semarang, Minggu (17/3).

Adapun keenam partai koalisi ini adalah Gerindra, PKB, PKS, PPP, Hanura, dan PKNU.  Selain itu, kader dan simpatisan DPC PDIP Kabupaten Kendal, Nasdem juga turut hadir memeriahkan deklarasi yang diikuti 10 ribu pendukung pasangan cagub.

Deklarasi dihadiri Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, Presiden PKS Anis Matta, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, dan Sekjen PPP Romahurmuziy.

Prabowo Subianto mengajak partai koalisi untuk berjuang keras memenangkan HP-Don. Jateng dinilainya membutuhkan pemimpin andal, bersih, dan mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik.

Pembacaan Ikrar

Deklarasi ditandai pembacaan ikrar dan pemencetan tombol oleh HP-Don bersama para ketua partai koalisi Jateng.

Mereka ialah Ketua DPD Partai Gerindra Jateng Abdul Wachid, Ketua DPW PKS Jateng A Fikri Faqih, Ketua DPW PKB Jateng KH Yusuf Chudlori, Ketua DPW PPP Jateng Arief Mudatsir Mandan, Ketua DPD Partai Hanura Jateng Djoko Besariman, dan Ketua Dewan Tanfidz DPW PKNU Jateng Ahmad Badawi Basyir.

Dalam kesempatan itu, Muhaimin Iskandar mengajak seluruh kader partai dan warga Nahdliyin untuk memenangkan HP-Don. Terlebih lagi, para ulama dan kiai se-Jateng sudah memberikan restu kepada mereka.

Adapun, Romahurmuziy, Djoko Besariman, dan Ahmad Badawi Basyir menyatakan, partainya masing-masing solid dan bakal memenangkan pasangan cagub yang diusungnya.

Calon gubernur Hadi Prabowo dalam sambutannya menyatakan, dirinya didukung enam partai koalisi, 12 partai kecil, dan 100 LSM dan ormas kepemudaan. Kegiatan ini mendapatkan pengawasan dari Panwaslu Kota Semarang.