Tampilkan postingan dengan label wagub. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wagub. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Februari 2014

Pemprov Jabar Berhasil Raih Anugerah Penyerapan Anggaran 2014

http://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8349.jpg

Jakarta - Pemerintah Provinsi Jawa Barat meraih Peringkat Terbaik Kedua Anugerah Tim Evaluasi dan Pengawasan Penyerapan Anggaran (TEPPA) Tahun Anggaran 2013 Tingkat Nasional, di Hotel Le Meridian Jl, Jendral Sudirman Kav. 18-20 Jakarta, Senin (24/2).

Hadir Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menerima penghargaan yang diserahkan oleh Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto, di dampingi Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Mardiasmo dan Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati.

Pemprov Jabar berhasil memenuhi beberapa indikator yang ditetapkan, yaitu: pertama, Penerbitan PERDA APBD (Bobot 22%); Kedua, deviasi Target & Realisasi Belanja (Bobot 17%); Ketiga; Total Pagu Belanja (Bobot 17%); Keempat, Nilai Alokasi Belanja Modal (Bobot 10%); Kelima, Jumlah SKPD (Bobot 5 %); Keenam, Kondisi Wilayah dan sebaran geografis kegiatan (bobot 7%); Ketujuh, Tingkat pelaksanaan E-Procurement (Bobot 9%); Kedelapan, Pelaporan Provinsi Pada SISMONTEP (Bobot 7%); Kesembilan, Pelaporan Kab/Kota pada sismontep (bobot 6%).

Dalam pesannya, Ketua TEPPA  yang juga Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto mengatakan, pemberian anugerah ini adalah wujud apresiasi kepada daerah, kementerian atau lembaga atas pengelolaan anggaran secara baik dan transparan. Terutama dalam penyerapan belanja anggaran yang dilakukan setiap bulannya. Dari data yang ada, kata Kuntoro, banyak daerah,kementerian atau lembaga melakukan penyerapan anggaran secara menumpuk, utamanya di akhir-akhir tahun saja. Kinerja seperti itu harus dilakukan perubahan kedepannya.

Melihat pola penyerapan anggaran yang dilakukan seperti itu, tentu masih jauh dari target yang sudah TEPPA tetapkan. Dimana target nasional semua kementerian, lembaga atau daerah bisa mencapai diatas 96 persen dengan deviasi sebesar 7 persen. Yang terjadi saat ini, masih banyak serapan belanja di bawah angka target nasional.

"Ini yang harus kita ubah kedepannya," pinta Kuntoro.

Meski serapan anggaran bukan satu-satunya penilaian variable keberhasilan, tapi setidaknya penyerapan anggaran yang baik mencerminkan adanya manajerial yang baik dalam mengelola anggaran.

Adapun pemerintah provinsi dan Kementrian/Lembaga yang dinilai memiliki kinerja baik dan mendapat anugerah TEPPA 2013 yakni: Tingkat Provinsi Terbaik I : Kaltim ; Terbaik II : Jabar ; Terbaik III : Jatim. Memuaskan I : Kepri. Memuaskan II : NTB. Memuaskan III : Sumbar. Tingkat K/L : Terbaik I : Kemen PU ; Terbaik II:  Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) ; Terbaik III: Lembaga Sandi Negara untuk kategori terbaik III.

Senin, 20 Januari 2014

Wagub Jawa Barat Santuni Korban Banjir Bekasi



BEKASI - Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar kunjungi dan serahkan bantuan kepada korban banjir di Perumahan Dosen IKIP, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi, Minggu (19/1). 

Kawasan Perumahan Dosen IKIP dan sekitarnya adalah salah satu spot banjir yang ketinggiannya di atas satu meter. Ketinggian banjir hari ini mencapai sekitar satu meter, setelah dalam beberapa hari sebelumnya mencapai dua meter.

Bantuan Pemprov Jawa Barat yang disalurkan Wagub untuk korban banjir Jatikramat ini berupa sandang-pangan, tenda gulung, dan perlengkapan ibu hamil dan anak senilai Rp 92.296.900. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Kepala Dinas Kota Bekasi Agus Darma.
Deddy mengatakan bantuan korban banjir bukan sebatas ini. Bantuan lanjutan akan diberikan dinas terkait sesuai kondisi. 

Bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan utama korban banjir, menurut Deddy, bukan baru kali ini disalurkan. Langkah tanggap darurat melalui Badan Penanggulangan Bendana Daerah (BPBD) Jawa Barat telah berjalan sejak hari pertama bencana, pekan lalu.

Saat menemui korban banjir, Deddy menyampaikan keprihatinanya dan mengimbau agar bersabar atas bencana ini.

Selain itu, Wagub menambahkan, seluruh komponen masyarakat introspeksi atas bencana banjir. Bencana, kata Deddy, umumnya disebabkan oleh ulah manusia.

"Saya harap masyarakat bersabar. Juga harus intropeksi, apakah banjir ini karena ulah kita atau bukan," tutur Wagub.

Salah satu upaya untuk mencegah banjir berulang di masa depan, ulas Deddy, warga diimbau agar tidak membangun atau merusak lumbung-lumbung air.

Selain Kelurahan Jatikramat, Wagub Deddy Mizwar juga bersilaturahim kepada korban banjir di Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Turut mendampingi Wakil Walikota Ahmad Syaikhu.

Banjir di Kecamatan Jatiasih dipicu meluapnya Kali Cikeas dan Kali Cilengsi setelah hujan mendera Kota Bekasi dan sekitarnya, sepekan terakhir. Di Jatiasih, mengacu data pihak kecamatan, korban banjir mendekati angka 1.000 kepala keluarga (KK).

Kamis, 21 November 2013

Kota Depok Juara Penanaman Satu Milyar Pohon Tahun 2013

 
Bandung - Setelah meraih piagam Adipura dan penghargaan sebagai Kota Sehat, Kota Layak Anak, serta berbagai penghargaan di bidang ketahanan pangan, pada Hari Rabu (20/11/2-13), Kota Depok kembali mengukir prestasi dengan meraih penghargaan sebagai peringkat 1 Lomba Penanaman Satu Milyar Pohon Tahun 2013 di Pangalengan, Kabupaten Bandung.
 
“Kami bersyukur sekali mendapatkan penghargaan ini. Prestasi ini tentunya bisa diraih karena kerjasama antara pemerintah, perusahaan, komunitas, dan partisipasi masyarakat yang sangat tinggi dalam menanam pohon di Kota Depok. Sehingga pada tahun ini kita bisa meraih peringkat pertama dengan menanam sebanyak 58 ribu pohon di Kota Depok,” tutur Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Isma’il, sesaat setelah menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar.

Sebagai peringkat pertama, Kota Depok memang telah melakukan penanaman sebanyak 58.000 pohon yang tersebar di berbagai lokasi seperti Lembah Gurame, Jalan Tol, sepanjang Sungai Ciliwung, daerah sekitar Setu, dan sebagainya. Jumlah ini lebih tinggi dari target minimal yang ditetapkan oleh provinsi yakni sebanyak 50.000 pohon.

“Kedepannya, semoga upaya pemerintah untuk menjadikan Kota Depok sebagai kota yang hijau dan asri bisa segera tercapai. Karena pohon memiliki banyak sekali manfaat. Selain manfaatnya untuk memberikan keteduhan dan keindahan, pohon juga dapat mengurangi dampak pemanasan global, mencegah erosi atau pengikisan tanah, sebagai daerah resapan dan persediaan air tanah, serta membantu menyeimbangkan ekologi,” harap Nur Mahmudi.

Penanaman Satu Milyar pohon ini merupakan program nasional yang bernama “Gerakan Penanaman 1 Milyar Pohon”. Untuk mendukung keberhasilan gerakan tersebut, Pemerintahan Provinsi Jawa Barat mengadakan berbagai agenda, salah satunya adalah lomba penanam pohon terbanyak untuk tingkat Kabupaten, Kota, kepala Desa Penyuluh Kehutanan, Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM), Kelompok Tani Hutan (KTH), Kecil Menanam Dewasa Memanen (KMDM), Kader Konservasi Alam (KKA), Kelompok Pecinta Alam (KPA), Polisi Hutan (Polhut), Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), Kepala Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH), Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH), Mandor Pendamping PHBM, Mandor Tanam dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan, dan Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH).

Adapun Kabupaten dan Kota yang mendapatkan penghargaan dalam Lomba Penanaman Satu Milyar Pohon 2013 adalah WaliKota Depok (Peringkat 1), Walikota Cimahi (Peringkat 2), dan  Walikota Bandung (Peringkat 3). Sedangkan untuk kategori Kinerja Bupati, peringkat 1 diraih oleh Kabupaten Bandung, peringkat 2 oleh Kabupaten Sukabumi, dan peringkat 3 oleh Kabupaten Bogor.
 

Jumat, 25 Oktober 2013

Wagub Deddy Mizwar Paparkan Lima Bidang Investasi

 
BANDUNG- Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar memandang ada lima bidang investasi yang diprioritaskan Pemprov Jabar untuk ditawarkan kepada seluruh pelaku usaha. Diantaranya yaitu bidang transportasi, kesehatan, energi, ketahanan pangan dan pendidikan. 
 
Wagub menegaskan, Pemprov Jabar senantiasa mendorong masuknya investasi langsung untuk pengembangan energi bersih terbarukan. 
 
"Inilah kesempatan berharga yang tidak hanya untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan mendapat keuntungan finansial semata, tetapi juga kesempatan untuk membuat perubahan yang lebih baik, khususnya pada bidang pemanfaatan sumber daya alam energi panas bumi.
 
Keuntungannya, tidak hanya untuk Jawa Barat melainkan juga untuk kebutuhan nasional dan bahkan global," tambah Deddy ketika membuka West Java Internasional Expo 2013 atau WJIE 2013, di Trans Luxury Hotel Bandung, Rabu (23/10). 
 
Deddy menjelaskan, pada saat yang sama Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga tengah berusaha keras untuk menciptakan lingkungan hidup yang lebih baik. "Menjaga lingkungan tampak mahal awalnya, namun langkah itu akan menjaga kelangsungan investasi untuk jangka panjang. Karena kita maklumi bahwa tanpa keseimbangan lingkungan, mustahil untuk melanjutkan dengan pembangunan dan usaha," ujarmya. 
 
Wagub berpendapat meskipun trend kondisi ekonomi global yang belum stabil dan beresiko besar pada perekonomian Indonesia dan Negara - negara di Asia, pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap relatif tinggi. Kondisi ini juga menjadikan Jawa Barat mampu mempertahankan predikat sebagai salah satu provinsi dengan tingkat pertumbuhan ekonomi tercepat di Indonesia, sekaligus mempertahankan statusnya dalam bidang pembangkit tenaga listrik di Indonesia.
 
"Pemerintah Provinsi Jawa Barat bertekad bahwa perbaikan di bidang sosial budaya, politik, ekonomi dan infrastruktur menjadi hal yang sangat mendasar yang harus terus dilakukan demi mengimbangi tingginya arus lalulintas perekonomian regional, nasional bahkan internasional," demikian Deddy. 
 
Pada pembukaan acara yang digelar 22-23 Oktober 2013 ini, hadir pula Para Duta Besar RI dan Duta Besar Negara Sahabat, atau yang mewakili; Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Indonesia, Anggota DPRD Provinsi Jabar, Kepala Badan Koordinasi Promosi dan Penanaman Modal Daerah (BKPPMD) Provinsi Jawa Barat, Ketua Kadin Jabar, Para Narasumber WJIE-2013.
 

Selasa, 01 Oktober 2013

Gubernur, Wagub Jabar, dan Walikota Bandung Bareng Ikuti Gerak Jalan Santai

BANDUNG- Gubernur Jabar Ahmad Heryawan beserta Ibu Netty Heryawan dan Wagub Deddy Mizwar dan Ibu Gisel ikuti gerak jalan santai sejauh empat kilometer menyusuri jalan-jalan disekitar Gedung Sate Bandung.(28/9/2013)
 
Selain kehadiran petinggi Jawa Barat itu, hadirpula Walikota Bandung Ridwal Kamil bersama ribuan peserta jalan santai lainnya.
 
Gubernur dalam sambutan singkatnya sebelum mengibarkan bendera start menjelaskan, bahwa gerak jalan ini masih dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Jawa Barat yang ke-68 yang jatuh Tanggal 19 Agustus yang lalu. Selain acara gerak jalan ini, juga telah dilaksanakan rangkaian acara lainnya beberapa waktu lalu, jelas gubernur.
 
Gubernur dan wagub beserta isteri dan Walkot Bandung Ridwan Kami mampuh finish Halaman parkir Timuir Gedung Sate Bandung dan tidak tampak raut-raut kelelahan.
 
Di tempat finish sudah tersedia beberapa hadiah sebagai bagian dari doorprize yang disediakan oleh panitia. Hadiah yang disediakan, mulai dari barang perabotan dapur, speda, televisi hingga sepeda motor.

Rabu, 19 Juni 2013

Wagub Deddy Mizwar: Kita Tidak bisa Tergantung terus Pada Sapi Impor



JATINANGOR - Wagub Jabar Deddy Mizwar berharap agar budaya memelihara ternak terutama ternak sapi dikalangan masyarakat terus ditingkatkan. Contohnya, masyarakat Kec. Rancah di Kab. Ciamis telah memelihara sapi khas lokal yang lebih akrab dengan budaya daya daerahnya.

Kita tidak bisa tergantung terus pada sapi impor. Apalagi untuk Jawa Barat memiliki alam yang kondusif untuk ternak, jelas Deddy Mizwar.

Untuk meningkatkan budaya memelihara ternak khas lokal itu, saya berharap even seperti kontes ternak ini diselenggarakan paling tidak dua kali dalam satu tahun, pintanya saat memberikan sambutan pembukaan Kontes Ternak Jawa Barat, Selasa (18/6) di Kompleks PT UNPAD di Jatinangor.

Wagub Deddy Mizwar mengajak pihak-pihak seperti pakar bidang peternakan, para peternak dan Pemerintah untuk bersinerji, berkoordinasi dan berkomunikasi dalam memajukan budaya memelihara ternak di Jawa Barat. Jumlah penduduk Jawa Barat yang terbanyak itu semestinya menjadi potensi untuk memajukan peternakan di Jawa Barat, tambahnya.

Perihal pendanaan untuk mengembangkan budaya ternak di Jawa Barat, Wagub Deddy meminta pihak DPRD Prov. Jabar yang saat itu hadir menyertai wagub di Kontes Ternak tersebut, untuk membantu menyiapkannya.

Usai memberikan sambutan yang terbilang singkat dan tanpa teks itu, Wagub Deddy memberikan berbagai penghargaan berupa tropy dan hadiah kepada para pemenang kontes ternak Jawa Barat. Kemudian menyempatkan meninjau pameran ternak unggulan Jawa Barat.

Mengingat kegiatan dibidang peternakan ini terbilang pertama bagi Wagub yang baru dilantik itu, maka disaat peninjauan terhadap pameran ternak, ia sangat respon dan tanpak ingin mendalami setiap segmen bidang peternakan. Ditanyakan oleh wagub berbagai hal kaitan dengan ternak, mulai jenis, harga, pemasaran dan cara memeliharanya.

Keberadaan Wagub Deddy Mizwar di Kontes Ternak Tahun 2013 diakhiri dengan mengunjungi Pameran Produk dan perkembangan Peternakan dan peralatannya yang pesertanya dari unsur swasta, pemerintah dan perguruan tinggi (UNPAD-Fakultas peternakan).